IHSG Berpacu Bersama Bursa Global

IHSG Berpacu Bersama Bursa Global

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 07:38 WIB
IHSG Berpacu Bersama Bursa Global
Jakarta - Euforia The Fed yang akan memborong surat berjangka panjang untuk pemulihan ekonomi AS mulai dikalkulasi investor global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mengikuti sentimen positif di pasar global.

Namun kenaikan IHSG diprediksi tidak akan banyak pada perdagangan Kamis (19/3/2009) karena investor hanya belanja sedikit. Apalagi jika kenaikan tersebut lebih banyak oleh saham lapis dua dan tiga, maka transaksi saham juga tidak akan terlalu ramai.

Bursa saham Nikkei Jepang pada Kamis pagi ini dibuka menguat 45,76 poin (0,57%) menjadi 8.017,93. Nikkei membuntuti penguatan di Wall Street yang semakin bersemangat setelah Bank Sentral AS (The Fed) membuat langkah yang mengejutkan dengan membeli surat-surat berharga berjangka panjang milik pemerintah AS. Keputusan langka ini ditempuh untuk mengangkat ekonomi AS dari resesi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan The Fed ini sekaligus menggerakkan yield surat berharga pemerintah AS atau US Treasury berjangka 10 tahun  hingga mencatat penurunan terbesar harian sejak tahun 1987. Sementara yield mortgage securities berjangka 30 tahun juga turun ke titik terendahnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (18/3/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat 90,88 poin (1,23%) ke level 7.486,58. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 16,23 poin (2,09%) ke level 794,35 dan Nasdaq menguat 29,11 poin (1,99%) ke level 1.491,22.

Sedangkan pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (18/3/2009) IHSG menguat 10,745 poin (0,82%) menjadi 1.322,837.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities


Net buying oleh investor asing membawa indeks menguat 10 poin ke posisi 1.322 mendekati resistant 1.325. Jika level tersebut break out maka peluang penguatan indeks menuju area 1.345. Investor retail banyak mentransaksikan saham lapis dua dan tiga karena relatif membutuhkan dana yang tidak besar. Selanjutnya hasil atau pernyataan dalam The Fed Meeting akan diapresiasi oleh bursa di dunia. Keluarnya indeks dari zona overbought bakal membawa arah indeks dikisaran 1.310-1.350 dengan pilihan saham: ELTY, SMGR, PNBN, LSIP dan ISAT.
eTrading Securities

Pergerakan IHSG mulai mengikuti pergerakan harga minyak. Kita melihat semakin kuat korelasi harga saham Indonesia dengan harga komoditas, (30% dari market cap ISX) dan CPO di rekomendasikan underweight oleh beberapa House. Harga CPO cenderung menguat karena gagal panen di US dan panen tahun untuk beberapa bulan ini akan melemah, memicu harga CPO. Rekomendasi kita adalah AALI dan SGRO. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads