Perubahan-perubahan yang diajukan tersebut termasuk standarisasi atas beberapa definisi keuangan pada perjanjian-perjanjian yang berlaku saat ini dan menyesuaikan rasio pinjaman terhadap ekuitas dari 1,75x menjadi 2,50x.
"Perubahan-perubahan ini bertujuan untuk melakukan standarisasi atas rasio-rasio keuangan dalam perjanjian-perjanjian atas seluruh obligasi dan Sukuk rupiah, dan untuk memastikan konsistensi perhitungan rasio-rasio tersebut dan proses pengawasan ke depan," bunyi siaran pers, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan persetujuan ini tidak merubah posisi Indosat yang memiliki fundamental kredit yang kuat. Indosat memperlihatkan catatan sejarah yang baik dalam menjaga rasio likuiditas dan solvabilitasnya dan saat ini memperoleh peringkat kredit yang kuat secara fundamental.
(ir/ir)










































