Divisi emas Antam akan sangat membantu offset kelemahan di divisi nikel. Terlebih mayoritas pendapatan Antam pada tahun 2008 adalah dari emas karena penurunan pendapatan dari nikel.
"Akuisisi terakhir di Cibaliung cukup menarik dan sesuai dengan momentum harga emas," kata analis CIMB Trader Rania Rahmundita dalam siaran pers, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah triwulan IV-2008, CIMB melihat keuntungan akan kembali pada triwulan I-2009 karena biaya semakin turun karena turunnya harga minyak, penggunaan bijih nikel dari Pomala serta pengiriman mulai lancar.
"Namun kami masih melihat penurunan pendapatan tahun ini karena anjloknya harga nikel serta marin laba," katanya.
CIMB menaikan rating Aneka Tambang (ANTM) dari Underperform menjadi Outperform dengan target harga Rp 1,280 (WACC 16-19%, life of mine) dari sebelumnya Rp 815, dengan menaikan asumsi harga emas, operasi emas lebih lama karena akuisisi serta cash generation lebih tinggi.
"Kami juga menurunkan EPS tahun 2009 sebesar 3,5% dan menurunkan asumsi biaya, namun menaikkan EPS sebesar 12,5% karena asumsi harga emas," ujarnya
Harga saham ANTM telah turun 70% sejak Maret 2008 dan stabil akhir-akhir ini. Valuasi harga telah priced in penurunan pendapatan, sehingga momentum akan mulai menguat seiring dengan kekuatan divisi emas, serta kemungkinan rebound harga nickel pada tahun 2010. Laba juga diperkirakan akan naik pada 2H09, karena overhaul dari pabrik FeNi 3.
(ir/qom)











































