Menneg BUMN merestui Ito maju pemilu BEI. Namun demikian, dalam pemilihan direksi BEI, suara Anggota Bursa lah yang akan menentukan paket siapa yang akan diterima pasar.
"Ya tadi pak Fuad dan pak Erry bertemu dengan pak Menneg BUMN untuk menanyakan apakah jika saya mendapat dukungan AB maju ke direktur utama BEI dibolehkan oleh pak menteri," ujar Komisaris Utama PT Bahana Securities Ito Warsito saat dihubungi detikFinance, Kamis (19/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum bertemu dengan saya, pak Erry dan pak Fuad menemui pak Sofyan disitu juga. Setelah pertemuan itu, saya dan pak Erry bertemu membahas hasil pertemuan dengan pak Sofyan," tutur Ito.
Menurut pengakuan Ito, Erry menjelaskan bahwa pada dasarnya Sofyan Djalil tidak keberatan jika Ito mendapat dukungan AB dan maju pemilu BEI.
"Pak Erry bilang, pak Sofyan tidak keberatan kalau saya maju Direktur Utama BEI dengan syarat saya harus melepas posisi di Bahana," ujar Ito.
Namun ketika dikonfirmasi, Erry membantah telah mengadakan pertemuan baik dengan Menneg BUMN Sofyan Djalil maupun dengan Ito hari ini. "Tidak ada. Saya tidak bertemu dia (Ito) hari ini," elak Erry.
Ito merupakan salah satu kandidat yang dijagokan maju ke pemilu BEI pada 24 Juni mendatang. Ito dikabarkan bakal maju bersama Direktur Utama PT Pacific Duaribu Adikin Basirun, Corporate Secretary BEI Friderica Widyasari Dewi, Kepala Divisi Marketing BEI Wan Wei Yiong, Direktur Kim Eng Securities Surya Widjaja, Kepala Divisi Tim Pemeriksaan Internal BEI Widodo dan Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito.
Majunya Eddy Sugito masih menunggu pembahasan di Bapepam. Satu nama lagi yang sedang digodok adalah Direktur Utama PT Bhakti Securities Wishnu Handoyono.
Komposisi paket Ito masih belum final. Nama-namanya masih dibahas. Ito pun belum bisa memberikan nama-nama kandidat yang bakal maju bersama dirinya.
"Nama-namanya saya belum tahu, masih menunggu AB. Tapi yang jelas saya akan maju kalau AB mengusung nama saya," ujar Ito.
(dro/ir)











































