BEI Serahkan Kasus PTRO Ke Bapepam

BEI Serahkan Kasus PTRO Ke Bapepam

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 17:28 WIB
BEI Serahkan Kasus PTRO Ke Bapepam
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyerahkan pemeriksaan kasus PT Petrosea Tbk (PTRO) ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). BEI akan menyediakan data-data yang diperlukan.

"Pemeriksaannya diserahkan ke Bapepam, kita hanya memberikan supporting data-data saja," ujar Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di gedung BEI, Jakarta, Kamis (19/3/2009).

Menurut Erry, wewenang melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas indikasi kebocoran informasi terkait aksi korporasi perusahaan jasa migas ini ada di Bapepam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erry mengungkapkan pihak otoritas bursa dan pasar modal telah sepakat untuk menyelesaikan masalah ini bersama-sama. Namun Erry tidak menyebutkan nama broker-broker yang telah diperiksa.

"Enggak bisa dong, di sana kan juga periksa. Saya tidak bisa bilang kalau cuma 10 ternyata di sana cuma 5 atau 20 yang diperiksa. Jangan tanya jumlahnya karena saya tidak tahu," ungkap Erry.

PT Indika Energy Tbk (INDY) telah mengambil alih 81,95% saham PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai US$ 83,8 juta pada 26 Februari 2009. Namun dari aktivitas perdagangan, saham Petrosea dan Indika mengalami lonjakan luar biasa pada periode 9–16 Februari 2009.

Harga saham kedua emiten tersebut naik signifikan. Padahal, informasi rencana aksi korporasi itu baru diumumkan 16 Februari 2009. Dalam periode itu, saham berkode INDY naik sekitar 13% ke level Rp 1.560. Sementara, saham berkode PTRO melonjak sekitar 82% menjadi Rp 6.350.

Selain itu, pada 13 Februari 2009, aktivitas transaksi kedua saham itu juga dinilai tidak wajar atau diluar kebiasaan dibanding hari-hari sebelumnya. Volume transaksi Indika tercatat sebanyak 6,85 juta lembar dan Petrosea sebanyak 1,09 juta lembar.

Saham PTRO yang biasanya cenderung tidak bergerak, secara tiba-tiba bergerak aktif dan menanjak, meski informasi aksi korporasi perseroan belum diumumkan.

Lantaran adanya dugaan kebocoran informasi, BEI melakukan pemeriksaan atas data-data transaksi saham PTRO di lantai bursa. Dan kini menyerahkan wewenang pemeriksaan lebih lanjut ke Bapepam.

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads