Review IHSG: Berkat Trio Blue Chip

Review IHSG: Berkat Trio Blue Chip

- detikFinance
Kamis, 19 Mar 2009 17:36 WIB
Review IHSG: Berkat Trio Blue Chip
Jakarta - Trio saham berkapitalisasi besar yaitu TLKM, ASII dan BBCA berhasil menguat signifikan hari ini sehingga membawa bursa Indonesia ditutup di teritori positif meski bursa Asia bergerak mixed dengan kecenderungan profit taking. Nikkei -0.3%, KOSPI -0.7%, AORD +0.9%, HSI +0.1%, STI +0.5% dan Shanghai +1.9%.

Sentimen positif dari langkah pembelian kembali surat hutang US oleh The Fed membuat US$ melemah, terutama terhadap Yen sehingga membuat sektor otomotif di Jepang tertekan.

Indeks hari ini berhasil meneruskan penguatannya dengan naik 18.7 poin (1.4%) ke level 1341.6 dengan trading value mencapai Rp1.39 triliun. Perdagangan hari ini didominasi investor asing dengan menyumbang total sekitar  Rp900 miliar hari ini dengan posisi net-buy sekitar Rp120 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trio big-cap memimpin penguatan indeks hari ini seperti ASII +7% terkait penjualan mobil di bulan Feb naik 9.6% MoM, disusul BBCA yang naik +4.4% terkait turunnya corporate tax-rate menjadi 28% mulai 2009 yang akan meningkatkan kinerja keuangan BBCA. TLKM sendiri berhasil menguat +3% setelah mendapat kucuran pinjaman dari Standard Chartered Bank senilai $140 juta untuk membiayai capex.

Selain saham-saham besar, beberapa saham kecil juga menari lincah hari ini seperti KAEF +34.6% setelah dikabarkan akan merger dengan INAF yang juga naik +34.7%. Disusul SPMA +27.3%, ETWA +21.5%, BSDE +20.5%, TMPI +14%, LTLS +13.5%, PYFA +11.6%, dan JPRS +10.3%.

Beberapa saham yang terkoreksi antara lain PTBA -1.5%, PJAA -12.1%, BUMI -2.7% dan BISI -7.3% setelah ekspektasi penurunan penjualan benih di kuartal I 2009 akibat tingginya harga benih BISI dan penurunan harga komoditas.

Indeks pada akhir pekan diperkirakan akan terkoreksi seiring investor akan cenderung melakukan aksi profit taking pada beberapa saham yang telah menguat tinggi seperti ASII dan beberapa saham kecil lainnya. Rentang indeks diperkirakan akan mencoba level 1315 - 1355.

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads