Dow Jones Terpotong 122 Poin

Dow Jones Terpotong 122 Poin

- detikFinance
Sabtu, 21 Mar 2009 07:43 WIB
Dow Jones Terpotong 122 Poin
New York - Saham-saham di Wall Street kembali didera profit taking di akhir pekan. Saham-saham sektor finansial kembali mendapat tekanan.

Pada perdagangan Jumat (20/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 122,42 poin (1,65%) ke level 7.278,38. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 15,50 poin (1,98%) ke level 768,54 dan Nasdaq melemah 26,21 poin (1,77%) ke level 1.457,27.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (21/3/2009), indeks Dow Jones sepanjang pekan ini naik 0,75%, S&P 500 naik 1,58 dan Nasdaq naik 1,80%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saham-saham sektor finansial paling ramai diperdagangkan dan bergerak melemah. Saham Bank of America merosot 10,7%, American Expres turun 6,2%.

Sementara Chevron menjadi salah satu pemicu pelemahan Dow Jones, dengan mencatat penurunan 3,6%. Penurunan harga saham Chevron terjadi setelah harga minyak turun lagi meski masih di level US$ 51 per barel.

Kontrak utama minyak jenis light pengiriman April turun 55 sen ke level US$ 51,06 per barel. Sementara di London, minyak jenis Brent naik 55 sen menjadi US$ 51,22 per barel.

Perdagangan berjalan dengan sangat ramai, di New York Stock Exchange mencpai 2,47 miliar atau di atas rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,46 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.

Dolar Catat Kinerja Mingguan Terburuk


Sementara dolar AS berhasil membaik posisinya pada Jumat kemarin. Namun secara mingguan, dolar AS mencatat penurunan terbesar sejak 1985.

Pelemahan dolar AS terjadi setelah Federal Reserve mengumumkan rencana untuk membeli surat utang pemerintah atau US Treasury jangka penjang, yang memunculkan kekhawatiran akan tergerusnya dolar AS.

Pada perdagangan Jumat kemarin, euro melemah 0,7% ke 1,3563 dolar setelah sempat mencapai titik tertinggi di 1,3737 dolar. Dolar AS juga menguat atas yen ke [ososo 95,87 yen. Namun secara total yen menguat hingga 2,2% sepanjang pekan ini.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads