IHSG sepanjang pekan lalu bergerak menguat +2,52% dari pembukaan hari Senin (16/3/2009) di 1.327, 44 dan ditutup pada Jumat (20/3/2009) 1.360,88 seiring dengan kenaikan yang terjadi pada bursa regional.
Namun pada awal pekan Senin (23/3/2009) IHSG diprediksi akan mengalami profit taking setelah kenaikan yang lumayan pada pekan lalu. IHSG juga masih akan mengikuti pergerakan bursa saham regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Jumat (20/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 122,42 poin (1,65%) ke level 7.278,38. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 15,50 poin (1,98%) ke level 768,54 dan Nasdaq melemah 26,21 poin (1,77%) ke level 1.457,27.
Investor lokal tetap fokus pada saham-saham komoditas dan infrastruktur. Pada perdagangan saham Jumat (20/3/2009) IHSG naik 19,286 poin (1,44%) menjadi 1.360,889.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas
Optima Securities
Pada akhir pekan indeks masih rally 19 poin menjadi 1.360 mendekati Fibbo 61.8% yakni 1.368. Setelah rally beberapa kali maka profit taking bisa menjadi pilihan sementara bagi investor karena sudah masuk area overbought. Profit taking yang sehat akan membawa indeks kembali menguat menuju target 1.400. Pergerakan harian dikisaran 1.330-1.370 dengan pilihan saham: INDF, SGRO, ENRG, TINS dan ANTM.
Panin Sekuritas
Investor global masih akan menunggu perkembangan lebih lanjut dari kondisi perekonomian beberapa negara maju. Data ekonomi makro AS seperti penjualan rumah, GDP, diperkirakan kembali akan membayangi pergerakan Dow Jones dan bursa regional. Dari dalam negeri, perhatian investor akan berada pada kinerja keuangan 2008 yang akan dirilis oleh emiten. Sementara secara teknikal, dari chart terlihat IHSG sudah mulai memasuki area overbought, sehingga terancam akan aksi ambil untung terutama pada awal pekan. IHSG pekan depan kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 1.334-1.386. eTrading Securities
Indeks telah menguat selama 3 hari berturut-turut dan menyentuh titik tertinggi 1360. Saat ini indeks sangat rawan profit taking seiring telah memasuki overbought area dan mencapai target jangka pendek. Potensi koreksi ke level 1338 dan berikutnya di 1304 untuk keluar dari overbought area. Trading Range: 1304 – 1381.
Pada akhir pekan lalu, saham AS kembali tertekan aksi profit-taking dengan Dow melemah 122,42 pts (-1,65%) ke level 7.278,38, S&P500 -1,98% dan Nasdaq -1,77%. Perdagangan sagat volatil karena berakhirnya kontrak efek berjangka dan opsi untuk ekuitas. Saham finansial merosot: Bank of America -10,7%, JPMorgan -7.21%, American Express -6,2% dan AIG -22,22%. Namum Citigroup +0.77% setelah mengumumkan pergantian manajemen senior. Chevron -3,6% setelah harga minyak turun lagi meski masih di level US$ 51 per barel pada perdagangan Jumat. Sementara itu, rencana pembelian aset bank bermasalah sebesar $1 tirliun akan diumumkan dihari Senin ini. (ir/ir)











































