Tiga Perusahaan Siapkan Obligasi Rp 1,75 Triliun

Tiga Perusahaan Siapkan Obligasi Rp 1,75 Triliun

- detikFinance
Selasa, 24 Mar 2009 08:19 WIB
Tiga Perusahaan Siapkan Obligasi Rp 1,75 Triliun
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima laporan 3 perusahaan yang berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1,75 triliun.

Perusahaan-perusahaan tersebut adalah PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) senilai Rp 750 miliar, PT Summit Oto Finance senilai Rp 500 miliar dan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) senilai Rp 500 miliar.

"BEI telah menerima laporan rencana penerbitan obligasi 3 perusahaan senilai kurang lebih Rp 1,75 triliun," ujar Direktur Utama BEI Erry Firmansyah di kantornya, Senin (23/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang Januari-Maret 2009 sudah ada empat perusahaan yang mengeluarkan produk surat utang korporasi.Β  Perusahaan yang telah berencana menerbitkan obligasi tersebut adalah PT Astra Sedaya Finance sebesar Rp 600 miliar, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), sebesar Rp 500 miliar, PT Danareksa (Persero) Rp 200 miliar, dan terakhir PT Indomobil Finance Indonesia Rp 500 miliar.

Dengan jumlah total rencana emisi obligasi yang ada saat ini sebesar Rp 3,65 triliun, Erry berharap target emisi obligasi yang telah ditetapkan dalam rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) BEI tahun 2009 yaitu sebesar Rp15 triliun dapat dicapai.

"Kami berharap bisa mencapai target, sekarang kan masih bulan Maret," kata Erry.

Sementara, menurut Wawan Hendrayana, analis lembaga riset obligasi dan reksa dana PT Infovesta, penerbitan obligasi yang dilakukan sejumlah perusahaan pada tahun ini merupakan cara untuk mencari kebutuhan dana untuk membayar utang yang akan jatuh tempo.

"Selain alasan itu, ada juga perusahaan yang mengincar dana untuk membiayai ekspansi usaha," tambahnya.

Secara total, obligasi korporasi yang jatuh tempo sepanjang 2009 diperkirakan mencapai Rp13 triliun. Dari total angka tersebut, sebesar Rp 8,8 triliun akan jatuh tempo pada semester I-2009. Obligasi yang jatuh tempo pada periode tersebut didominasi oleh perusahaan-perusahaan pembiayaan (multifinance) dan sisanya perusahaan sektor industri.
(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads