XL telah menandatangani perjanjian pinjaman senilai US$ 214 juta dari EKN Buyer Credit Facility untuk pembiayaan pembelian peralatan Ericsson dari Swedia dan Indonesia pada 23 Maret 2009. ABN AMRO Bank NV (subsidiary undertaking of the Royal Bank of Scotland Group plc/RBS) dan Standard Chartered Bank bertindak sebagai arranger untuk fasilitas ini.
Fasilitas ini merupakan tranche kedua dari total fasilitas pinjaman yang disetujui oleh EKN sebesar US$ 428 juta. Tranche pertama dari fasilitas ini telah ditandatangani di bulan Desember 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penandatanganan tranche kedua dari fasilitas EKN ini menunjukkan kemampuan XL untuk mendapatkan pendanaan luar negeri di tengah tekanan krisis keuangan global dan kekhawatiran akan resesi.
"Kami berterimakasih kepada ABN AMRO NV. dan Standard Chartered Bank atas dukungan mereka dalam mengatur tranche kedua dari fasilitas EKN ini," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi dalam siaran pers, Selasa (24/3/2009).
(ir/qom)











































