Pada perdagangan Selasa (24/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melorot 115,65 poin (1,49%) ke level 7.660,21. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 16,67 poin (2,03%) ke level 806,23 dan Nasdaq turun 38,37 poin (2,44%) ke level 1.517,40.
Tanpa berita ekonomi yang signifikan, investor pada akhirnya memilih mengambil gain sejenak setelah euforia menyambut pengumuman rencana pembersihan perbankan dari aset-aset busuk kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sejumlah perdebatan yagn fair tentang apa yang telah diajukan, dan apakah rencana tersebut benar-benar bisa memecahkan masalah atau tidak," ujar Paul Nolte, direktur investasi Hinsdale Associates seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/3/2009).
Saham-saham sektor energi juga ikut melemah, termasuk Exxon Mobil yang turun hingga 1,7% dan menjadi salah satu pemicu pelemahan Dow Jones.
Perdagangan berjalan sangat aktif, di New York Stock Exchange mencapai 1,65 miliar di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencpaai 2,02 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































