Dow Jones Selangkah ke 8.000

Dow Jones Selangkah ke 8.000

- detikFinance
Jumat, 27 Mar 2009 06:50 WIB
Dow Jones Selangkah ke 8.000
New York - Optimisme akan segera membaiknya perekonomian terus membawa sentimen positif ke pasar saham. Indeks saham di Wall Street kembali menguat dengan harapan bahwa yang terburuk dari perekonomian segera berakhir.

Pada perdagangan Kamis (26/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 174,75 poin (2,25%) ke level 7.924,56. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 18,98 poin (2,33%) ke level 832,86 dan Nasdaq menguat 58,05 poin (3,80%) ke level 1.587,00.

Saham-saham teknologi unggulan berhasil membawa Nasdaq ke teritori positif lagi sepanjang tahun ini, setelah Goldman Sachs memberikan rekomendasi beli untuk Research in Motion. Rekomendasi itu diberikan seiring dengan kuatnya bisnis produsen BlackBerry itu. Selain RIM yang naik 4,9%, saham Apple juga tercatat menguat hingga 3,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peritel Wal-Maret Stores Inc juga memberikan kontribusi yang besar bagi penguatan Dow Jones. Saham Wal-Mart tercatat menguat hingga 2%.

"Jelas sekali gelombang pasangnya telah beralih. Kita telah beralih dari setiap keping berita yang sangat buruk menjadi tidak terlalu buruk dari harapan. Faktanya, kita mulai melihat segala sesuatunya tidak terlalu negatif dengan sangat signifikan," ujar Stephanie Giroux, analis dari TD Ameritrade seperti dikutip dari Reuters, Jumat (27/3/2009).

Investor sebelumnya dibuat surprise oleh data penjualan rumah yang meningkat, termasuk pesanan barang-barang tahan lama yang lebih besar dari ekspektasi.

Saham-saham juga tetap menguat meski data pemerintah menunjukkan bahwa perekonomian AS menyusut lebih cepat sejak tahun 1982 pada kuartal IV. Namun penyusutan ekonomi itu lebih rendah dari ekspektasi.

Perdagangan berjalan dengan sangat aktif, di New York Stock Exchange mencapai 1,81 miliar, lebih tinggi dari rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,56 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 2,28 miliar.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads