Berharap IHSG Lompat Lagi

Berharap IHSG Lompat Lagi

- detikFinance
Jumat, 27 Mar 2009 07:39 WIB
Berharap IHSG Lompat Lagi
Jakarta - Pelaku pasar saham dalam negeri masih berharap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melakukan lompatan lagi ke jalur positif mengikuti kenaikan di regional.

IHSG dinilai masih punya peluang menguat di perdagangan akhir pekan, Jumat (27/3/2009) karena animo beli dari investor lokal dan asing belum pudar.

Saham-saham blue chip menjadi incaran utama investor terutama saham-saham di sektor komoditas, infrastruktur dan bank.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi bursa regional juga akan ikut menentukan arah pergerakan IHSG selain potensi rupiah yang masih menjaga tren penguatannya.

Indeks saham Nikkei Jepang pada Jumat pagi ini dibuka menguat 75,39 poin (0,87%) menjadi 8.711,72.

Nikkei mengikuti Wall Street yan kembali menguat karena harapan membaiknya perekonomian setelah kejadian terburuk dari perekonomian segera berakhir.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (26/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 174,75 poin (2,25%) ke level 7.924,56. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 18,98 poin (2,33%) ke level 832,86 dan Nasdaq menguat 58,05 poin (3,80%) ke level 1.587,00.

Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Rabu lalu (25/3/2009) turun 16,143 poin (1,12%) menjadi 1.419,973.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

eTrading Securities


Apa yang di lewati IHSG di hari libur Kamis, Dow +1,1%, Nikkei +1,8%, STI +3,9% dan Hang Seng +3,6%. Perdagangan Dow semalam +2,2% sementara pagi ini rata-rata regional dibuka, Nikkei +1,5% dan Kospi +0,7%. Komoditas: CPO (+3,3%) RM2.070/MT, Tin $10.210/MT, Nickel (-3,4%) $9.480/MT dan Coal (-2,9%) US$ 60/MT. Energy: Crude Oil (-0,5%) US$ 54/barrel, Goal (-0,7%) US$ 935/oz dan Natural Gas (-0,6%) US$ 3,9/MMBTU.    

IHSG hari ini di perkirakan akan bergerak ke utara untuk mengkompensasi kenaikan sepanjang liburan. Kami menyarankan investor untuk memanfaatkan periode window dressing untuk melakukan trading. Saham yang perlu dicermati adalah, saham batubara yang belum mencatat peningkatan. Rekomendasi BUMI, ADRO, ITMG, PTBA, dan INDY. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads