"Kalau anggota bursa menunjuk saya maju, tentu saja saya masih mempertimbangkannya," ujar Guntur di gedung Bapepam, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (27/3/2009).
Semula Guntur berencana menggalang paket direksi bersama Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja. Guntur menjadi kandidat nomor satu, sedangkan Lily menjadi kandidat nomor dua dalam paket tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, para anggota bursa (AB/sekuritas/broker) pendukung Lily menghendaki Lily menjadi kandidat nomor satu dalam pemilu BEI mendatang. Meski Lily sebenarya tidak masalah dengan posisinya dalam paket direksi, namun atas desakan para AB pendukungnya, Lily akhirnya memutuskan membentuk paket sendiri.
Belakangan, Lily membatalkan niatnya itu. Lily tidak jadi maju ke pemilu BEI tanpa alasan yang jelas. Pesan singkat detikFinance untuk mengkonfirmasi kemundurannya itu tidak dibalas.
Untungnya, pengamat pasar modal Edwin Sinaga mau berbicara. "Saya sudah mendengar mengenai kabar mundurnya Lily dari pemilu BEI. Tapi saya kurang tahu alasannya. Sangat disayangkan memang kalau pemilu BEI kali ini hanya akan ada satu paket direksi. Di dunia politik, calon-calon presiden makin banyak, di pasar modal kok malah hanya ada 1 paket? Ini kan agak aneh. Tapi kalau memang profil pasar modal kita saat ini seperti itu, ya mau bagaimana lagi," ujar Edwin.
Lantas bagaimana nasib paket Guntur?
Rupanya Guntur pun mengakui secara tersirat kalau ia kesulitan mendapat dukungan AB. "Ya semua kan tergantung AB. Kalau mereka serius mendukung saya, ya saya juga akan serius. Kalau mereka (AB) tidak serius, ya lebih baik saya di luar BEI saja," ujarnya.
Kendati demikian, Guntur mengakui kalau sudah ada beberapa AB yang melakukan pendekatan kepadanya. Namun ia tidak dapat memastikan apakah ia akan maju atau tidak dalam pemilu BEI Juni mendatang.
"Kalau AB yang menghubungi saya sudah ada beberapa. Tapi semua tetap tergantung mereka kan," ujarnya.
Nama-nama AB yang berhak mengajukan paket direksi akan diumumkan 31 Maret 2009. Sementara batas akhir para AB yang bisa mencalonkan kandidat memberikan nama-namanya pada 29 April 2009.
"Ada mekanismenya. Untuk bisa mencalonkan 1 paket, minimal 10 AB dengan total market share 10%," jelas Guntur.
(dro/ir)











































