Kimia Farma dan Indofarma Diminta Segera Gelar RUPS

Kimia Farma dan Indofarma Diminta Segera Gelar RUPS

- detikFinance
Jumat, 27 Mar 2009 16:55 WIB
Kimia Farma dan Indofarma Diminta Segera Gelar RUPS
Jakarta - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan memanggil manajemen PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Indofarma Tbk (INAF) agar segera menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) terkait rencana merger kedua perusahaan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah optimis penggabungan tersebut bisa dilakukan di awal tahun 2009. Padahal, prosesnya saat ini belum juga sampai kepada Departemen Keuangan dan Dewa Perwakilan Rakyat (DPR.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prosesnya kan harus RUPS dulu lalu ke Menteri Keuangan, setelah itu baru ke DPR. Nanti kita minta mereka segera lakukan RUPS," katanya.

Dengan adanya kabar bahwa rencana tersebut bisa rampung di awal tahun depan, harga saham kedua emiten plat merah tersebut melonjak tinggi hingga terkena sistem autoreject.

Beberapa kalangan menilai, langkah tersebut hanya merupakan upaya untuk mendongkrak harga saham keduanya saja tanpa menjanjikan hasil bahawa merger bisa terlaksana.

Namun sofyan tidak berpikir demikian. Menurutnya, jumlah saham keduanya yang beredar di publik sangat sedikit sekali. Jadi begitu ada orang yang membeli, harganya langsung naik.

"Perlu diketahui, kalau saham mereka itu dibeli sedikit saja harganya sudah naik luar biasa karena jumlahnya sedikit sekali di pasar. Saya pikir tidak ada conflict of interest," imbuhnya.

Rencana merger BUMN Farmasi tersebut merupakan bagian dari rencana Pemerintah dalam rangka restrukturisasi perusahaan plat merah yang tertuang dalam Inpres No 5 tahun 2008.

Ia mengaku, selama ini BUMN Farmasi tidak berperan besar dalam industri farmasi di tanah air. Maka dari itu, pemerintah berencana menggabungkan keduanya supaya bisa bersaing dengan perusahaan penghasil obat lainnya.

(ang/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads