Hal ini disampaikan Direktur Utama PGN Hendi Priyo Susanto kepada wartawan di Gedung Departemen Energi Sumber Daya Mineral, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (30/3/2009).
"Kami siap membangunnya sendiri tapi bisa juga mengundang mitra konsorsium (seperti PLN dan Pertamina). Hal ini akan dibicara lebih lanjut," ungkap Hendi.
Hendi menjelaskan mini LNG tersebut direncanakan berkapasitas 150 mmscfd dan ditargetkan beroperasi pada 2012. Rencananya, LNG tersebut akan dibangun di daerah Medan atau Belawan.
"Dibangun sedekat mungkin dengan pasar yaitu di Medan atau Belawan," katanya.
Hendi berharap kehadiran terminal LNG mini tersebut bisa memenuhi kebutuhan gas di Medan dan Belawan untuk jangka menengah. Terminal LNG mini ini memang baru bisa memenuhi sepertiga kebutuhan konsumen di Sumatera Utara.
"Mini LNG ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan jangka menengah sampai jangka panjang karena lapangan-lapangan baru baru bisa memenuhi sepertiga dari kebutuhan pasar di Sumatera Utara," ungkapnya.
Saat ditanya berapa total investasi yang akan dilakukan, Hendi enggan menyebutkan angka. "Kalau saya bicara berarti saya beri ekspektasi dan bisa dibaca vendor," tandasnya.
(epi/lih)











































