Naiknya nilai tukar Yen juga memberi sentimen negatif bagi bursa Asia. Nikkei -4.5%, KOSPI -3.2%, STI -4.1% dan HSI -4.7%. Hilangnya optimisme investor terhadap pemulihan perekonomian dunia memperparah efek profit taking pada awal pekan ini.
Bursa Indonesis juga mengalami 'memerah' hari ini dengan IHSG terkoreksi signifikan 4.6 poin (2.98%) ke level 1419.09 dengan trading value menipis hanya sekitar Rp1.48 miliar. Investor asing yang selama pekan kemarin membukukan net-buy mencapai Rp1,1 triliun, pada hari ini membukukan net-sell tipis Rp30 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa saham yang bergerak berlawanan dengan indeks dan ditutup menguat hari ini antara lain INTP +1.9%, BISI +4.5%, SMDR +4.8% dan LTLS +1%.
Indeks esok hari diperkirakan masih akan melanjutkan momentum pelemahannya seiring masih kuatnya tekanan profit takin dan bursa Eropa serta Dow Futures yang bergerak melemah sore ini. Rentang pergerakan indeks esok hari akan mencoba level psikologis 1400 dengan range 1385 - 1430.
(etr/qom)











































