Review IHSG: Cerita Buruk Bursa Asia

Review IHSG: Cerita Buruk Bursa Asia

- detikFinance
Senin, 30 Mar 2009 18:13 WIB
Review IHSG: Cerita Buruk Bursa Asia
Jakarta - Penurunan Wall Street -1.8% pada akhir pekan kemarin,membawa cerita buruk bagi bursa-bursa Asia pada awal pekan ini. Kekhawatiran pada sektor otomotif US kembali mencuat setelah CEO General Motors diminta mengundurkan diri karena dirasa gagal menyelamatkan perusahaan otomotif terbesar di US itu.

Naiknya nilai tukar Yen juga memberi sentimen negatif bagi bursa Asia. Nikkei -4.5%, KOSPI -3.2%, STI -4.1% dan HSI -4.7%. Hilangnya optimisme investor terhadap pemulihan perekonomian dunia memperparah efek profit taking pada awal pekan ini.

Bursa Indonesis juga mengalami 'memerah' hari ini dengan IHSG terkoreksi signifikan 4.6 poin (2.98%) ke level 1419.09 dengan trading value menipis hanya sekitar Rp1.48 miliar. Investor asing yang selama pekan kemarin membukukan net-buy mencapai Rp1,1 triliun, pada hari ini membukukan net-sell tipis Rp30 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir semua saham-saham berkapitalisasi besar hari ini melemah sehingga mudah membawa indeks turun tajam. ASII mengakhiri rallynya selama 4 minggu terakhir dan jatuh cukup dalam 1.550 poin (9.8%) ke level Rp14.250. TLKM -1.9%, ISAT -1.5%, BBRI -7.2%, BBCA -3.1%, INCO -5.3%, LSIP -8.3% dan UNTR -5.8%. BUMI juga tidak luput dari profit taking meski masih berhasil bertahan di level Rp800 (-4.7%).

Beberapa saham yang bergerak berlawanan dengan indeks dan ditutup menguat hari ini antara lain INTP +1.9%, BISI +4.5%, SMDR +4.8% dan LTLS +1%.

Indeks esok hari diperkirakan masih akan melanjutkan momentum pelemahannya seiring masih kuatnya tekanan profit takin dan bursa Eropa serta Dow Futures yang bergerak melemah sore ini. Rentang pergerakan indeks esok hari akan mencoba level psikologis 1400 dengan range 1385 - 1430.

(etr/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads