Seluruh biaya operasional Sarijaya yang sebelumnya diberikan dalam bentuk pinjaman kini ditanggung oleh SRO sebagai bantuan.
"Kami bersama SRO telah memutuskan untuk tidak memberi pinjaman kepada Sarijaya," ujar Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam, Nurhaida saat dihubungi detikFinance, Selasa (31/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan biaya operasional Sarijaya Januari dan Februari 2009 tadinya berupa pinjaman. Namun melihat kondisi keuangan Sarijaya yang kelihatannya tidak mungkin melunasi pinjaman tersebut, kami memutuskan tidak lagi menganggap itu sebagai pinjaman melainkan sebagai bantuan saja," jelas Nurhaida.
Untuk pembayaran operasional Sarijaya Januari 2009, SRO telah mengucurkan dana hampir Rp 1 miliar. Pada bulan berikutnya, Februari 2009, SRO kembali mengucurkan dana pinjaman sebesar Rp 500 juta.
Sebagaimana dikatakan Nurhaida, pinjaman tersebut kini berubah menjadi bantuan SRO. Sebelumnya, Direktur Perdagangan Fix Income, Partisipan dan Keanggotaan BEI Guntur Pasaribu mengatakan kemungkinan bantuan SRO untuk operasional Sarijaya akan sebesar Rp 500 juta.
Nurhaida mengatakan, bantuan SRO ke Sarijaya akan terus dilakukan hingga semua proses penyelesaian masalah selesai.
"Kalau memang sampai Mei atau Juni belum selesai, ya bantuan SRO tetap dikucurkan ke Sarijaya. Intinya kita mau tidak ada masalah dalam proses penyelesaian masalah Sarijaya, terutama soal pemindahan efek," ujar Nurhaida.
5700 Rekening Efek Dipindahkan
Nurhaida juga mengatakan ada sejumlah 5.700rekening efek nasabah Sarijaya yang sudah mengajukan instruksi pemindahan ke sekuritas lain. Bapepam bersama SRO telah menyelesaikan periode pemberian fasilitas percepatan perpindahan rekening efek hingga 25 Maret 2009 dengan menunjuk 105 sekuritas sebagai tujuan pemindahan.
"Hingga 25 Maret, yang bisa mengajukan pemindahan rekening efeknya sebanyak 6.500 rekening. Dari jumlah tersebut, 5.700 sudah mengajukan pemindahan rekening efek. Jadi ada sekitar 700-800 rekening yang tidak mengajukan pemindahan. Sebagian besar rekening yang mengajukan pemindahan sudah berhasil dilakukan. Kita harapkan hari ini selesai semuanya. Paling tidak dalam sepeka ini lah," ujar Nurhaida.
(dro/ir)











































