Adaro
Dalam laporan keuangan yang diumumkan Selasa (31/3/2009) Adaro membukukan kenaikan laba bersih hingga 908% menjadi Rp 887,198 miliar dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 88,534 miliar.
Kenaikan laba didukung oleh peningkatan pendapatan usaha di 2008 sebesar Rp 18,092 triliun yang naik 56% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 11,592 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
INCO
Sementara laba bersih INCO tahun 2008 hanya sebesar US$ 359,316 juta yang tergerus 69% dibanding tahun 2007 yang sebesar US$ 1,173 miliar.
Laba INCO terpangkas karena adanya rugi bersih tahun 2008 yang mencapai US$ 2,211 juta yang membengkak dibanding tahun 2007 yang sebesar US$ 1,305 juta.
Penurunan laba juga terjadi karena anjloknya pendapatan 44% menjadi US$ 1,312 miliar dibanding tahun 2007 yang sebesar US$ 2,325 miliar.
Laba usaha ikut merosot menjadi US$ 478 ribu dibanding tahun 2007 yang sebesar US$ 1,595 juta.
Total aset INCO hingga akhir tahun 2008 mencapai US$ 1,842 miliar yang turun dibanding tahun 2007 yang sebesar US$ 1,887 miliar.
(ir/qom)










































