Inflasi dan Laba Emiten Guyur IHSG

Inflasi dan Laba Emiten Guyur IHSG

- detikFinance
Rabu, 01 Apr 2009 07:39 WIB
Inflasi dan Laba Emiten Guyur IHSG
Jakarta - Pengumuman inflasi Maret oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan perolehan laba emiten 2008 akan mengguyur sentimen di lantai bursa. Pergerakan bursa regional dan global juga tak luput dari pantauan investor.

Alhasil, pada perdagangan saham Rabu (1/4/2009) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami penguatan dengan fokus pada saham tambang dan bank.

Investor memperkirakan inflasi Maret tidak akan jauh berbeda dengan inflasi Februari yang sebesar 0,21%. Kondisi ini akan membuat BI cenderung menjaga level BI Rate di tingkat rendah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencapaian laba emiten yang baik terutama sektor tambang dan bank membuat pelaku pasar percaya diri untuk kembali masuk lantai bursa.

Sementara indeks saham Nikkei Jepang pada Rabu pagi ini dibuka menguat 50,31 poin (0,62%) menjadi 8.159,84. Nikkei mengikuti penguatan bursa Wall Street yang sepanjang Maret menjadi bulan terbaik bagi Wall Street sejak Oktober 2002.

Di akhir perdagangan bulan Maret pada Selasa (31/3/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat 86,90 poin (1,16%) ke level 7.608,92. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 10,34 poin (1,31% ke level 797,87 dan Nasdaq menguat 26,79 poin (1,78%) ke level 1.528,59.

Indeks S&P 500 selama Maret tercatat menguat 8,5%, atau terbaik sejak Oktober 2002. Namun secara total pada triwulan I-2009, indeks S&P 500 tetap tercatat turun hingga 11,7%.Β Β Β Β Β Β Β 

Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Selasa (31/3/2009) naik 14,982 poin (1,06%) menjadi 1.434,074.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities


Dari awal bulan Maret, indeks cenderung terus rally setelah keluar Buy signal pada 4 Maret. Buy signal ditandai keluarnya IHSG dari zona over sold serta Bullish cross over pada Fast Stochastic (14,3) dan golden cross dari A/D line yang menandakan terjadinya capital inflow ke bursa. Saat ini IHSG telah menembus Fibbo 100% di level 1.437 sehingga kami menargetkan dalam sebulan ke depan indeks dikisaran 1.550 bertepatan dengan Fibbo 161,8%. Sementara support kuat pertama IHSG di level 1.368 atau Fibbo 61,8% dan support berikutnya ada di 1.346 atau Fibbo 50%.

Faktor yang perlu diwaspadai saat ini adalah jika Dow kembali terkoreksi di bawah 7.000 karena akan membawa psikologis IHSG kembali dibawah 1.300.

Pergerakan sektor infrastruktur mirip sekali dengan indeks dimana sektor ini juga berada dalam fase Bullish seiring keluarnya Buy signal pada awal Maret. Buy signal terlihat pada 5 Maret ditandai golden cross padaΒ  A/D line menandakan terjadi akumulasi. Sementara itu, Fast Stochastic (14,3) Bullish cross over demikian juga dengan Williams %R keluar dari area oversold.Β eTrading Securities

Hari ini pertemuan negara G20 di London yang akan membicarakan mengenai pendanaan di masa krisis terutama untuk negara maju dan berkembang. Pada pertemuan sebelumnya negara G20 merencanakan untuk membentuk fund sebesar US$ 100-150 miliar. Disamping itu dalam meeting ini juga akan dibicarakan rencana dan perkembangan penghapusan utang bermasalah di perusahaan financial di negara maju.

Hari ini data Inflasi akan di umumkan, konsensus ada pada level 0,25 MoM atau 7,9% YoY. Efek dari kampanye di perkirakan akan menyumbang inflasi di bulan maret.

Pagi ini regional di buka rata-rata naik, Taiwan +1,7%, Nikkei +1,9%, Kospi +2% dan STI +0,5%. JP morgan menaikan rating Taiwan dan Indonesia kemarin. Taiwan menjadi "Overweight" dari "Neutral" dan Indonesia menjadi "Neutral" dari "Underweight". Sementara rating Singapore diturunkan menjadi "Underweight" dari "Neutral".

Dow ditutup menguat 86,90 poin (1,16%) ke level 7.608,92, Standard & Poor's 500 juga menguat 10,34 poin (1,31%) ke level 797,87 dan Nasdaq menguat 26,79 poin (1,78%) ke level 1.528,59. Data terbaru adalah aktivitas bisnis di AS menyusut selama bulan Maret mendekati aktivitas di tahun 1980. Sementara harga rumah anjlok tajam hingga 19% selama Januari. Saham-saham sektor finansial yang sebelumnya melemah akhirnya rebound. Saham JPMorgan Chase tercatat naik 7%, Bank of America juga menguat 13,1%. Microsoft tercatat naik 5,1% dan memberikan kontribusi yang besar bagi penguatan Nasdaq. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads