"Ada sekitar 70 AB yang berhak," kata Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah di kantornya, kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (1/4/2009).
Erry menjelaskan, penentuan sekuritas yang berhak mencalonkan paket direksi didasarkan peraturan yang mengacu pada transaksi minimal 0,2% dari total transaksi perdagangan selama periode 1 April 2008 hingga 31 Maret 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu mengatakan, paket direksi yang hendak maju harus memperoleh sedikitnya 10 AB yang mempunyai hak suara.
Mengenai jumlah paket yang bakal maju, Erry juga belum dapat membeberkan. Namun sejauh ini, baru paket yang akan dipimpin oleh Komisaris Utama PT Bahana Securities Ito Warsito yang sudah siap maju pemilu BEI.
Paket-paket yang bakal diusung Guntur masih bebenah diri. Perpisahannya dengan Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja yang memutuskan mundur dari niatnya maju pemilu BEI, membuat paket Guntur kehilangan dukungan massa pemilih.
Wajar saja, Lily yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) merupakan kunci pembawa massa dalam paket Guntur. Guntur pun menyatakan masih menunggu dukungan AB.
(dro/qom)











































