Jenuh Beli, IHSG Bisa Balik Arah

Jenuh Beli, IHSG Bisa Balik Arah

- detikFinance
Kamis, 02 Apr 2009 07:57 WIB
Jenuh Beli, IHSG Bisa Balik Arah
Jakarta - Sejumlah saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam kategori jenuh beli (overbought) yang bisa membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dari tren positif Rabu kemarin (1/4/2009).

IHSG pada perdagangan saham Kamis (2/4/2009) rawan akan profit taking temporer. Profit taking ini dinilai sehat bagi IHSG untuk melaju lagi ke zona positif.

Pelaku pasar juga tengah menantikan rapat dewan gubernur (RDG) BI pada 3 April 2009, yang berpeluang menurunkan lagi BI Rate dari posisi sekarang 7,75% setelah pencapaian inflasi Maret terkendali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara bursa saham Nikkei Jepang pada Kamis pagi ini dibuka menguat 101,82 poin (1,22%) menjadi 8.453,73. Nikkei mengikuti Wall Street yang bergerak menguat berkat data sektor manufaktur dan penjualan rumah yang mulai membaik.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu AS (1/4/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 152,68 poin (2,01%) ke level 7.761,60. Indeks Standard & oor's 500 juga melamah 13,21 poin (1,66%) ke level 811,98 dan Nasdaq menguat 23,01 poin (1,51%) ke level 1.551,60.

Sedangkan IHSG pada perdagangan saham Rabu kemarin (1/4/2009) menguat 27,674 poin (1,93%) menjadi 1.461,748.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Rally kenaikan indeks masih berlangsung sehingga menguat 27 poin ke posisi 1.461 di dorong sektor keuangan dan reboundnya saham ASII. Data inflasi bulan Maret sebesar 0,22% cukup diapresiasi pasar karena memberikan harapan BI Rate bakal kembali turun. Penurunan BI Rate tersebut positif bagi bursa serta sektor yang sensitif terhadap penurunan suku bunga seperti perbankan, properti dan otomotif. IHSG kembali masuk zona overbought sehingga profit taking yang sehat berpotensi terjadi. Pergerakan indeks harian dikisaran 1.430-1.480 dengan pilihan saham: BUMI, ITMG, PTBA, PNBN dan UNSP.Β eTrading SecuritiesPenguatan saham-saham di Wall Street terjadi setelah Institute of Supply Managemement Manufacturing Index pada Maret mencapai 36,3%, yang lebih tinggi dari perkiraan. Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat 152,68 poin (2,01%) ke level 7.761,60. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 13,21 poin (1,66%) ke level 811,98 dan Nasdaq menguat 23,01 poin (1,51%) ke level 1.551,60. Saham-saham sektor finansial mulai membaik lagi. Saham JPMorgan Chase naik 5,9%, Goldman Sachs naik 4%. Sementara saham-saham konstruksi memimpin penguatan setelah data tersebut. Saham Centex Corp naik hingga 2,9%, sementara indeks konstruksi di Dow Jones juga naik 2%. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads