Pada perdagangan Kamis (2/4/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 216,48 poin (2,79%) ke level 7.978,08. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 23,30 poin (2,87%) ke level 834,38 dan Nasdaq menguat 51,03 poin (3,29%) ke level 1.602,63.
Indeks Dow Jones kini berada di trek terbaiknya selama 4 pekan berturut-turut sejak 1933. Dow Jones dan S&P 500 mendekati level tertingginya dalam 2 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain sentimen positif dari G20, Wall Street juga terdorong oleh data yang dirilis pemerintah AS berkaitan dengan pesanan pabrikan AS yang mencatat kenaikan selama Februari. Ini adalah kenaikan pertama dari pesanan pabrikan di AS, sejak 7 bulan terakhir.
"Jelas sekali ada tanda-tanda bahwa tingkat kejatuhan ekonomi telah turun secara substansial. Kita secara jelas telah terangkat dari titik dasar di beberapa wilayah berbeda," ujar David Kreinces, manajer portofolio dari ETF Portfolio Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/4/2009).
Sementara Nasdaq cukup terangkat oleh kenaikan saham Research in Motion (RIM) yang melonjak hingga 22%. Produsen BlackBerry itu berhasil mencatat laba yang melebihi ekspektasi ditengah melemahnya perekonomian.
Demikian pula saham-saham sektor finansial juga turut menguat. Saham Bank of America tercatat naik 2,7%, Citigroup naik 2,2%, Wells Fargo & Co naik 5,9%.
Sementara saham-saham sektor energi kembali menguat setelah harga minyak mentah melejit hingga 9%. Harga saham Chevron naik 2,9%, setelah harga minyak mentah light naik hingga 9% ke level US$ 52,64 per barel.
Perdagangan berjalan sangat aktif, di New York Stock Exchange mencapai 1,87 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,76 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































