Realisasi buyback lanjutan 11 emiten sejak Januari 2009 baru direalisasikan sebesar Rp 42,274 miliar dari total dana yang dianggarkan sebesar Rp 3,421 triliun.
"Kita masih buka program buyback khusus. Kan nggak ada ruginya, buat apa kita cabut," ujar Kepala bapepam-LK, Fuad A Rahmany di kantornya, Lapangan Banteng, Jumat (3/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun berdasarkan data realisasi buyback yang dipublikasikan per 3 April 2009, realisasinya baru sebesar Rp 42,274 miliar atau setara dengan 1,23% dari seluruh dana buyback yang dianggarkan.
"Kan nggak semua memanfaatkan. Mereka tentu lebih hati-hati dalam menentukan waktu beli, yang penting kita sudah bua dan dampaknya pada market cukup positif, sampai sekarang saya belum review lagi, jadi masih dibuka," jelas Fuad.
Dari 11 emiten yang ikut program buyback khusus tahap dua, sebanyak 4 emiten sama sekali belum merealisasikan dananya sama sekali, yaitu PT Bakrie Development Tbk (ELTY), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT PP London Sumatera Plantations Tbk (LSIP) dan PT Global Mediacom Tbk (BMTR).
Sedangkan 7 emiten lainnya sudah merealisasikan buyback namun dalam jumlah yang sangat minim. Sisa dana buyback sebagaimana dianggarkan masih tersisa Rp 3,378 triliun per 3 April 2009.
(dro/ir)











































