IHSG Tutup Akhir Pekan di 1.500

IHSG Tutup Akhir Pekan di 1.500

- detikFinance
Jumat, 03 Apr 2009 16:09 WIB
IHSG Tutup Akhir Pekan di 1.500
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya bisa mencapai level 1.500 setelah dihadang aksi ambil untung. Investor mulai berani masuk pasar saham yang terlihat dari tingginya nilai transaksi hingga Rp 3 triliun.

IHSG juga mengikuti penguatan di bursa saham regional yang sedang dilanda euforia hasil pertemuan G20. Pertemuan G20 memberikan hasil signifikan dengan tambahan dana stimulus, suntikan ke IMF dan dana cadangan.

Pasar juga merespons positif penurunan BI Rate 0,25% menjadi 7,5%. Posisi IHSG saat ini adalah tertinggi sejak pertengahan Oktober 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Jumat (3/4/2009) IHSG naik 0,628 poin (0,04%) menjadi 1.500,361. IHSG pada sesi satu turun 1,783 poin (0,12%) menjadi 1.497,950.

Indeks LQ-45 naik 0,001 poin (0%) menjadi 297,914 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,335 poin (0,14%)Β  menjadi 241,786.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 86.991 kali, dengan volume 3,247 miliar unit saham, senilai Rp 3,411 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 82 saham turun dan 60 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 425 menjadi Rp 2.750, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 1.200, Timah (TINS) naik Rp 80 menjadi Rp 1.160, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 125 menjadi Rp 2.375 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 4.950.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain,Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.150, Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 15.600, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 7.050.

Sementara bursa saham Asia pada akhir pekan ini hampir semuanya menguat seperti Hang Seng naik 0,16%, KOSPI naik 0,53%, Nikkei naik 0,34%, STI Singapura naik 0,95% dan Taiwan naik 1,02%. Sedangkan Shanghai turun 0,23%.

Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany mengatakan kenaikan IHSG ini mengikuti pergerakan yang terjadi di bursa global. "Sama di Amerika juga naik, negara lain juga naik makanya kita raker untuk membuat strategi langkah-langkah kita ke depan gimana, apa yang harus dilakukan," kata Fuad. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads