Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/4/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat tipis 39,51 poin (0,50%) ke level 8.017,59. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 8,12 poin (0,97%) ke level 842,50 dan Nasdaq menguat 19,24 poin (1,20%) ke level 1.621,87.
Indeks S&P 500 tercatat menguat 24,%% dari titik terendahnya dalam 12 tahun terakhir pada 9 Maret lalu. Sementara Dow Jones ditutup di level 8.000 untuk pertama kalinya sejak 9 Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peralihan ke teknologi merefleksikan investor memutar dananya ke kelompok usaha yang bisa mendapatkan keuntungan dari pemulihan ekonomi, meski perputaran perolehan laba sektor korporasi tampaknya masih jauh," ujar Michael Sheldon, chief market strategist RDM Financial seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/4/2009).
Komentar Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke bahwa mereka akan melakukan apapun untuk menstabilkan perbankan AS turut memberikan sentimen segar.
Saham-saham sektor finansial menguat setelah Bernanke menyatakan bahwa bank sentral akan menggunakan selurh alatnya untuk menstabilkan pasar. Saham Citigroup naik 4%, Bank of America juga menguat 5%.
Kabar-kabar baik itu mampu memupus sentimen negatif dari data pengangguran AS yang mencatat angka terbesar sejak tahun 1983. Data menunjukkan tingkat pengangguran di AS mencapai 8,5%.
Perdagangan cukup moderat, di New York Stock Exchange mencapai 1,48 miliar atau sedikit di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,13 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 2,28 miliar.
(qom/qom)











































