"Informasi yang tertuang dalam prospektus pada halaman 87 angka 11 tentang aktiva tetap utama, tanah seluas itu tidak pernah dinyatakan sebagai aset atau aktiva tetap perseroan," kata Konsultan Hukum Gozco Plantations Hardjo Sumitro (kantor hukum Zaidun & Partners) dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Senin (5/4/2009).
Hardjo menjelaskan, dalam prospektus disebutkan bahwa perseroan menguasai aktiva tetap yang dimiliki PT Suryabumi Agrolanggeng, PT Golden Blossom Sumatera, dan PT Pemdas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, kami menilai opini yang diungkapkan oleh Irma Hattu sebagai direktur klinik hukum merdeka yang mewakili kepentingan beberapa investor tidak tepat. Irma tidak cermat memahami isi prospektus tukas Hardjo.
Sebagai konsultan hukum IPO GZCO, Hardjo menyatakan sudah melampirkan pendapat hukum yang dibuat Zaidun & Partners dalam prospektus IPO GZCO.
Pelunasan Utang Rp 900 Juta
Selain itu, Hardjo juga menegaskan kalau kliennya tidak menunggak utang kepada Sumber Terang. Perseroan sudah melunasi utang senilai Rp 900 juta kepada Sumber Terang melalui PT Surya Gemilang Sentosa pada 28 Desember 2007.
"Tidak benar, Gozco Plantations menunggak utang kepada Sumber Terang. Karena saat proses legal due diligence, perseroan telah membayar kewajiban," ujar Hardjo.
Berdasarkan penjelasan Hardjo, pelunasan utang tersebut telah dilakukan dengan mekanisme transfer melalui jasa Lippo Bank dengan nomor slip 3721696.
Hardjo menjelaskan, Surya Gemilang Sentosa kini berubah nama menjadi Gozco Plantations berdasarkan akta No 192 sesuai hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada 31 Januari 2008.
Hardjo menegaskan klarifikasi ini dilakukan terkait adanya permintaan sejumlah investor kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan sementara perdagangan saham (suspensi) GZCO, sebagaimana dilakukan melalui kuasa hukumnya, Irma Hattu.
Zaidun & Partners adalah salah satu profesi penunjang pasar modal ketika GZCO melakukan IPO saham.
(dro/ir)











































