Pada perdagangan valas pukul 08.00 WIB, Senin (6/4/2009) rupiah ada di level 11.487 per dolar AS dan ditransaksikan dikisaran 11.450-11.525 per dolar AS.
Posisi rupiah Senin pagi ini melambat jika dibandingkan Jumat pekan lalu (3/4/2009) yang ada di level 11.390 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Farial, dalam kondisi ekonomi global tidak menentu seperti sekarang, investor cenderung bermain aman dalam investasinya. Biasanya para investor akan bermain jangka pendek dengan mengambil keuntungan yang tidak terlalu besar, namun ini dilakukan secara berulang dalam frekuensi cepat.
Strategi ini biasa disebut sebagai strategi tabrak lari alias hit and run.
"Wajar saja kalau mereka bermain dengan cara hit and run. Penurunan rupiah waktu itu kan cukup tajam. Sekarang menguat perlahan. Para investor valas akan memanfaatkan ini untuk mengambil keuntungan dengan cara hit and run," ujarnya, Minggu (5/4/2009).
Kendati demikian, Farial tetap melihat potensi penguatan rupiah selama sepekan ini yang bergerak di kisaran Rp 11.400 hingga Rp 11.550 per dolar AS.
(ir/ir)











































