XL Terjun ke Bisnis Pengiriman Uang

XL Terjun ke Bisnis Pengiriman Uang

- detikFinance
Rabu, 08 Apr 2009 11:05 WIB
XL Terjun ke Bisnis Pengiriman Uang
Jakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) masuk ke bisnis pengiriman uang dengan menggandeng perusahaan pengiriman uang asal Malaysia Celcom Multimedia Sdn Bhd. XL akan bertindak sebagai money transfer operator.

Dalam pengumuman Rabu (8/4/2009), XL mengatakan telah menandatangani perjanjian kerja sama tersebut dengan Celcom.

Keduanya masih perusahaan afiliasi karena memiliki pemegang saham pengendali yang sama yaitu Axiata Group Berhad yang sebelumnya dikenal sebagai TM International Berhad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Celcom akan bertindak sebagai salah satu agen pengirim yang bermitra dengan XL. Pengiriman uang tersebut dilakukan berdasarkan perintah dari pelanggan Celcom di Malaysia dan pengiriman uang harus ditujukan ke pelanggan XL yang dalam jangka waktu 14 hari dapat mencairkan dana tersebut di salah satu agen penerima yang merupakan penyelenggara pengiriman uang di Indonesia dengan cara membawa bukti penerimaan SMS serta identitas diri yang relevan.

Sedangkan XL akan bertindak sebagai money transfer operator yang menyediakan sarana dan prasarana termasuk sistem yang digunakan sebagai media dalam penyelenggaraan kegiatan usaha pengiriman uang dengan melakukan kegiatan penerimaan dan penerusan data atau informasi dari Celcom sebagai salah satu agen pengiriman uang kepada penyelenggara pengiriman uang di Indonesia untuk disampaikan kepada penerima.

Dalam kaitan ini, perseroan akan mengoptimalkan pemanfaatan jaringan dan jasa seluler (suara, komunikasi data, MMS dan SMS) yang pada saat ini dimiliki dan dioperasikan oleh perseroan serta pengembangannya ke depan.

Celcom akan mengenakan biaya pengiriman kepada pelanggan pengguna layanan ini yang nantinya akan dibagi bersama dengan XL dan penyelenggara pengiriman uang di Indonesia sebagai pendapatan.

Kerja sama ini akan memberikan keuntungan kepada perseroan seperti penambahan jumlah pelanggan di daerah kantong-kantong asal TKI Malaysia.     
(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads