Wells Fargo & Co memberikan kejutan bagi Wall Street. Bank terbesar keempat AS ternyata berhasil mencatat laba hingga US$ 3 miliar pada kuartal I-2009, di tengah tekanan lesunya perekonomian AS.
Kejutan dari Wells Fargo itu langsung membuat harga sahamnya melejit hingga 31,7% sekaligus membawa bursa Wall Street menguat, dengan indes Dow Jones kembali ke level 8.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham perbankan pun langsung ikut terangkat. Saham JPMorgan Chase & Co melonjak 19,4%, Citigroup menguat 12,6% dan Bank of America melonjak 35,3%.
"Pasar sepertinya ingin melanjutkan rally. Namun sekali lagi, semua ini tergantung pada berita hari ini. Tapi sepertinya kita akan melihat perbankan menunjukkan cashflow yang semakin baik," ujar Andre Weisbrod, analis dari CEO STAAR Financial Advisor seperti dikutip dari Reuters, Jumat (10/4/2009).
Pada perdagangan Kamis (9/4/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melonjak hingga 246,11 poin (3,14%) ke level 8.083,22. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 31,40 poin (3,81%) ke level 856,56 dan Nasdaq menguat 61,88 poin (3,89%) ke level 1.652,54.
"Investor yang selalu mencemaskan sektor perbankan dan bagaimana mereka akan mulai pemulihannya, akan mendapatkan daya dorong dari Wells Fargo," ujar Frederic Dickson, chief market strategist dari DA Davidson seperti dikutip dari AFP.
Perdagangan berjalan cukup moderat menjelang libur Paskah pada Jumat ini. Di New Yorks Stock Exchange, transaksi hanya 1,84 miliar, atau di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,19 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,28 miliar.
(qom/qom)











































