Pelaku pasar akan dilanda euforia hasil pemilu pada perdagangan Senin (13/4/2009) mengantisipasi berlanjutnya pemerintahan SBY seiring dengan hasil sementara pemilu yang menempatkan Partai Demokrat di urutan teratas.
Selain investor domestik, investor asing diperkirakan akan bermunculan karena melihat tren IHSG yang akan terus naik hingga pilpres mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Euforia hasil pemilu ini menurut Alfatif kemungkinan hanya bersifat sementara di awal-awal pekan, setelah itu pasar akan kembali rasional melihat faktor-faktor lainnya.
"Kondisi ekonomi global, data-data ekonomi, pembagian dividen akan jadi perhatian lagi setelah euforia usai," katanya.
Antusias investor diprediksi akan berlanjut pada saham-saham BUMN, perbankan dan komoditas dengan investor lokal yang masih akan mendominasi perdagangan.
IHSG juga akan melihat pergerakan bursa saham regional. Pada Senin pagi ini, indeks Nikkei Jepang dibuka melemah
39,53 poin (0,44%) menjadi 8.924,58.
Sementara indeks Wall Street sebelum libur paskah menguat setelah Wells Fargo & Co memberikan kejutan bagi Wall Street. Bank terbesar keempat AS ternyata berhasil mencatat laba hingga US$ 3 miliar pada kuartal I-2009, di tengah tekanan lesunya perekonomian AS.Β
Pada penutupan perdagangan Kamis (9/4/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melonjak hingga 246,11 poin (3,14%) ke level 8.083,22. Indeks Standard & Poor's 500 menguat 31,40 poin (3,81%) ke level 856,56 dan Nasdaq menguat 61,88 poin (3,89%) ke level 1.652,54.
Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Rabu (8/4/2009) sebelum libur pemilu dan paskah anjlok 25,107 poin (1,68%) menjadi 1.465,750.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Pelemahan bursa utama regionalΒ sebesar 2,7-3% menjadi sentimen negatif menjelang pemilu sehingga indeks tertekan 25 poin keposisi 1.465. Investor asing net sell cukup banyak mengingat mereka selama ini telah akumulasi. Profit taking tersebut wajar menjelang libur panjang dan saham blue chip telah naik cukup banyak sejak indeks di level 1.300. Selanjutnya sentimen hasil pemilu bisa menjadi katalis bagi pergerakan indeks. Indeks diperkirakan masih tertekan dikisaran 1.440-1.490 sedangkan pilihan saham yakni: BUMI, CTRP, DEWA, INCO, dan ELTY.
eTrading Securities
Liburan panjang membawa sentimen baik ke pasar pagi ini. Pemilu dilaksanakan dengan aman, calon kuat dari partai Demokrat SBY mendapatkan suara tebanyak 20,4% dan lolos untuk pilpres bulan Juni tanpa perlu melakukan koalisi. Keunggulan SBY akan menjadi sentimen positif untuk investor pagi ini. Kericuhan di Thailand hingga membatalkan rapat KTT ASEAN di perkirakan akan tidak berdampak di Indonesia. Cenderung pemindahan dana dari Thailand ke Indonesia bisa menjadi katalis.
IHSG minggu kemarin di banjiri oleh pembelian saham-saham murah terutama dari konter properti yang memiliki nilai aset tidak menurun di Indonesia. IHSG ditutup -1,7% turnover Rp 2,6 triliun. Namun saham-saham properti meroket, BSDE +26%, CTRP +17%, ASRI +6%, CTRA dan CTRS +5%. Sementara LPKR yang harga sahamnya tidak terkoreksi banyak dari puncak -2,4% minggu kemarin. Investor cenderung memburu aset berkualitas dari pada prospek pendapatan perusahaan dan beberap value assets yang sudah di bawah nilai kewajaran.
Pagi ini saham yang perlu di cermat untuk katalis pemilu adalah perusahaan BUMN yang berhubungan dengan proyek infrastruktur yaitu, TLKM, PGAS, ISAT, BBRI, WIKA, JSMR dan PTBA.
Commodity : Coal (+4%) $63/ton, CPO (+2,5%) RM2.430/ton, Crude Oil (-1%) $51/barrel, Nickel $10.750/MT, Tin $11.050/MT dan GOLD $884/oz. Regional Pagi ini: Nikkei -0,7%, Kospi +0,4%, dan STI +2,2%. (ir/ir)











































