Korban Antaboga Gelar Aksi Penagihan ke Bank Century 20 April

Korban Antaboga Gelar Aksi Penagihan ke Bank Century 20 April

- detikFinance
Senin, 13 Apr 2009 10:14 WIB
Korban Antaboga Gelar Aksi Penagihan ke Bank Century 20 April
Jakarta - Seluruh nasabah PT Bank Century Tbk (BCIC) yang menjadi korban kontrak pengelolaan dana (KPD) yang djual Bank Century berencana menggelar aksi penagihan secara serentak di seluruh kantor cabang di seluruh Indonesia pada 20 April 2009.

"Rencananya tanggal 20 April kita akan melakukan aksi penagihan bersama di seluruh kantor cabang BCIC oleh semua nasabah," ujar Siput, koordinator nasabah cabang Yogyakarta saat dihubungi detikFinance, Senin (13/4/2009).

Menurut Siput, aksi tersebut dilakukan lantaran hinga saat ini manajemen BCIC masih terus menolak mengembalikan uang nasabah yang dihilangkan oleh PT Antaboga Delta Sekuritas. BCIC merupakan sub agen penjual produk reksa dana palsu milik Antaboga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai saat ini kita masih belum dapat kejelasan kapan uang nasabah bias kembali. Di Yogya malah kantor cabang BCIC ditutup. Ini sebuah bentuk itikad tidak baik, mengingat nasabah Yogya cukup aktif dalam menagih uang-uangnya," jelas Siput.

Menurut penjelasan Siput, terakhir kali ia bersama nasabah lainnya menagih uangnya ke manajemen BCIC, pihak bank malah meminta nasabah menuntut uang mereka ke pemerintah.

"Waktu terakhir kali kami ketemu manajemen BCIC, mereka malah menyuruh kami meminta pemerintah mengganti uang mereka. Ini kan justru bertentangan dengan pernyataan manajemen sebelumnya bahwa LPS (pemerintah) tidak bisa mengganti uang nasabah. Kok aneh. Terkesan dibuat-buat alasannya," ujar Siput.

"Ini bukti kalau mereka memang tidak akan pernah mau tanggung jawab," tegas Siput.

Sekedar informasi, uang nasabah Bank Century yang membeli KPD sekitar Rp 1,3 triliun yang diduga digelapkan oleh pemilik Bank Century Robert Tantular. Nasabah tidak akan ditawari KPD Antaboga jika bukan menjadi nasabah Bank Century.

(dro/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads