Bakrie Sumatera Juga Revisi Lapkeu, BEI Kirim Surat Panggilan

Bakrie Sumatera Juga Revisi Lapkeu, BEI Kirim Surat Panggilan

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2009 12:05 WIB
Bakrie Sumatera Juga Revisi Lapkeu, BEI Kirim Surat Panggilan
Jakarta - Tak hanya PT Bakrie & Brothers, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) ternyata juga melakukan revisi atas laporan keuangan (lapkeu) tahun 2008. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun akan memanggil manajemen  dan tim auditor UNSP.

"Surat undangan pada manajemen UNSP dan tim auditor sedang dipersiapkan. Hari ini akan dilayangkan," ujar Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (14/4/2009).

UNSP telah memberikan keterbukaan informasi ke BEI lantaran ada koreksi laporan keuangan tahun 2008. Berdasarkan pengumuman perseroan, terdapat kesalahan pelaporan pada 6 pos dalam laporan keuangan tahun 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keterangan dalam pengumuman menyebutkan kesalahan pencatatan tersebut diakibatkan oleh kesalahan ketik. Namun, Eddy mengatakan BEI akan meminta penjelasan manajemen UNSP dan tim auditor mengenai koreksi tersebut.

"Kita belum mengindikasikan apa-apa. Tapi kita akan minta penjelasan pada manajemen dan tim auditor," jelas Eddy.

Kasus serupa baru saja terjadi pada PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), induk usaha UNSP. BNBR juga melaporkan kesalahan pencatatan sebesar Rp 1 triliun. BNBR sebelumnya menyebutkan kerugian Rp 16,624 triliun, namun selanjunya merevisinya menjadi kerugian Rp Rp 15,86 triliun karena terjadinya kesalahan yang disebutnya sebagai 'human error'.

Saat ini BEI sedang meninjau kesalahan yang dilakukan baik oleh BNBR maupun UNSP, terutama mengingat dua emiten ini tergabung dalam satu grup. Menarik untuk disimak, tim auditor BNBR dan UNSP sama-sama menggunakan jasa Kantor Akuntan Publik (KAP) Doli, Bambang, Sudarmadji & Dadang.

Meski tidak secara tersurat, Eddy menyiratkan kalau kesalahan tersebut boleh jadi berada di tangan tim auditor. Namun, Eddy juga tidak menutup kemungkinan kalau manajemen ikut ambil andil dalam kesalahan tersebut.

"Ya bisa saja kan tim auditor yang salah. Tapi kan tanggung jawabnya sepenuhnya ada di tangan manajemen. Ya kita lihat penjelasan mereka nanti lah," ujar Eddy.



(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads