Data CNBC pada perdagangan valas pukul 16.45 WIB, Selasa (14/4/2009) rupiah menguat 175 poin ke posisi 10.910 per dolar AS.
Sementara data RTI juga mencatat rupiah di level 10.910 per dolar AS atau menguat 160 poin dari pembukaan pagi di posisi 11.070/US$.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan rupiah juga tidak terlepas dari perilaku investor yang masih menikmati sisa-sisa euforia hasil pemilu yang aman. Pelaku pasar nampaknya nyaman dengan kemungkinan berlanjutnya pemerintahan SBY di periode kedua.
Rupiah mengalami penguatan tertinggi sejak Oktober 2008 dan tercatat sebagai 10 mata uang teraktif di Asia yang mengalami kenaikan signifikan.
Sementara mata uang Asia hari ini juga kebanyakan menguat terhadap dolar AS seperti rupee India menguat 0,32%, yen Jepang menguat 0,2%, won Korea menguat 0,08%, peso Filipina menguat 0,31%, dolar Singapura menguat 1,08% dan dolar Taiwan menguat 0,21%.
(ir/qom)











































