Goldman Sachs Pukul Wall Street

Goldman Sachs Pukul Wall Street

- detikFinance
Rabu, 15 Apr 2009 07:07 WIB
 Goldman Sachs Pukul Wall Street
New York - Saham-saham di Wall Street kembali bergerak melemah seiring rencana Goldman Sachs menerbitkan saham, yang dikhawatirkan bisa memicu perbankan lain untuk melakukan hal yang sama.

Sentimen negatif bertambah dari angka penjualan ritel yang kembali turun. Penjualan ritel AS pada Maret secara mengejutkan kembali turun, setelah 2 bulan sebelumnya menunjukkan kenaikan. Data yang dirilis pemerintah menunjukkan, penjualan ritel AS turun 1,1%.

Buruknya angka penjualan ritel itu langsung membuat saham-saham consumer turun. Seperti Macy's turun 7,3%, Wal-Mart turun 1% dan Procter & Gamble turun 1,6%. Saham McDonald's juga turun 2,3% dan menjadi salah satu penyeret Dow Jones.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara saham-saham perbankan kembali bergerak melemah meski Goldman Sachs sebelumnya mengumumkan laba yang cukup mengejutkan. Namun manuver Goldman yang berencana menerbitkan saham baru dan memangkas dividen membawa sentimen negatif.

"Ada kekhawatiran bank-bank lain yang ingin mengembalikan dana bailout akan mencari dana dengan menerbitkan saham baru," ujar Ryan Detrick, analis dari Schaeffer's Investment Research seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/4/2009).

Pada perdagangan Selasa (14/4/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) tercatat turun hingga 137,63 poin (1,71%) ke level 7.920,18. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 17,23 poin (2,01%) ke level 841,50 dan Nasdaq turun 27,59 poin (1,67%) ke level 1.625,72.

Saham Goldman Sachs tercatat malah turun hingga 11,6% setelah sehari sebelumnya mengumumkan akan menerbitkan saham baru senilai US$ 5 miliar dan mencatat laba kuartal I yang cukup mengesankan. Penerbitan saham baru itu memunculkan kecemasan akan terjadinya dilusi. Saham finansial lain yang ikut melemah adalah JPMorgan yang turun 9%, Bank of America turun 8,4%. Sementara Citigroup tercatat menguat 5,5%.

Perdagangan sangat aktif, di New York Stock Exchange mencapai 1,75 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,29 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads