Rupiah bahkan mengukir penguatan tertinggi sejak Oktober tahun lalu. Masuknya dana asing di pasar saham dan SUN membuat mata uang lokal ini makin berkilau.
Apalagi ada prediksi dari Barclays yang memperkirakan rupiah akan terus menguat dalam enam bulan ke depan. Bukan tidak mungkin rupiah akan mendarat di level 10.000/US$ dalam jangka pendek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG juga menguat signifikan di tengah melemahnya bursa saham regional. Â
Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Rabu (15/4/2009) IHSG naik 15,386 poin (0,98%) menjadi 1.585,647. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB menguat 160 poin di posisi 10.740 per dolar AS.
Perdagangan saham sesi siang berlangsung ramai yang mencatat transaksi sebanyak 72.831 kali, dengan volume 5,515 miliar unit saham, senilai Rp 2,420 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 56 saham turun dan 57 saham stganan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 1.360, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 400, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 350 menjadi Rp 8.850 dan Timah (TINS) naik Rp 20 menjadi Rp 1.280.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini kompak melemah seperti Hang Seng turun 2,08%, KOSPI turun 2,21%, Nikkei turun 1,64%, Shanghai turun 0,52%, STI Singapura turun 2,05% dan Taiwan turun 1,03%.
(ir/qom)











































