Pada 27 Mei 2009, BLTA akan mencatatkan (listing) obligasi konvensional sebesar Rp 300 miliar dan sukuk ijarah sebesar Rp 200 miliar.
Obligasi konvensional BLTA akan terdiri atas 3 seri dengan tenor masing-masing 1 tahun, 3 tahun dan 5 tahun. Sukuk ijarah akan memiliki 2 seri dengan tenor 3 tahun dan 5 tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk imbal hasil sukuk ijarah seri A ekuivalen dengan FR0023+300-425 bps (14,5-15,75%) dan sukuk ijarah seri B ekuivalen dengan FR0051+325-450 bps (15,25-16,5%).
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat single A dengan outlook stabil. PT Danatama Makmur dan PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas bertindak sebagai penjamin emisi obligasi.
"Book building akan dilakukan mulai 16-28 April 2009," ujar Managing Director Danatama, Henry Yusuf usai paparan di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (16/4/2009).
Pernyataan efektif diharapkan bisa diperoleh pada 13 Mei 2009, sehingga masa penawaran dijadwalkan akan digelar pada 18-20 Mei 2009.
"Listing di bursa pada 27 Mei 2009," ujarnya.
Sementara dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membeli sejumlah kapal bekas yang rencananya akan digunakan untuk proyek perseroan ke depan.
Saat ini perseroan sedang mengikuti tender pengangkutan minyak dan gas bumi dari PT Pertamina. "Jumlahnya masih belum ditentukan, tergantung hasil tender nanti," ujar HeadInvestor Relations BLTA, Peter Chayson.
(dro/dnl)










































