Saham-saham grup Bakrie kembali menjadi primadona hari ini dan bahkan secara keseluruhan menyumbang hampir 49.3% total transaksi hari ini atau sebesar Rp2.63 triliun. Saham-saham grup Bakrie kembali menempati 'tahta'nya sebagai saham teraktif di bursa Indonesia.
Indeks diluar dugaan berhasil kembali meneruskan rallynya dengan naik 27 poin (1.6%) ke level 1661.8. Trading value kembali melonjak mencapai Rp5.33 triliun dengan volume perdagangan mencapai 40.98 juta lot saham, melampaui pencapaian volume tertinggi sepanjang sejarah BEI pada kamis pekan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Bakrie tampil menjadi primadona hari ini dipimpin oleh BUMI yang berhasil 'mentok' ke batas atas auto-rejection dengan menguat 290 poin (24.3%) ke level 1.480 setelah berhembus kabar sebagian sahamnya dari keluarga Bakrie akan dibeli oleh China Sonangol International Holding Ltd. senilai $2.3 miliar.
Beberapa saham grup Bakrie lainnya yang menguat antara lain BNBR +27.6%, ENRG +17.5%, BTEL +21.5%, UNSP +18.6%, ELTY +15.3% dan DEWA +28%.
Saham-saham unggulan lainnya bergerak kurang aktif dengan kecenderungan bergerak mixed akibat terkena aksi profit taking. PTBA -2.2%, ITMG -1%, UNTR -4.3%, BBCA -1.3%, CTRA -5.3%, TLKM +1.9%, ASII +0.9% dan TINS +6.5%. Beberapa saham small caps hari ini bergerak lincah seperti TRUB dan CPRO yang sama-sama berhasil 'mentok' +35.3%, KOIN +31.4%, dan TRAM 28.8%.
Pergerakan indeks pada perdagangan esok hari diperkirakan akan bergantung pada sentimen dari bursa US yang selama pekan ini akan mengantisipasi hasil kinerja laporan keuangan emiten selama kuartal I 2009. Indeks diperkirakan akan bergerak mixed dengan rentang perdagangan di 1645 - 1679.
(etr/qom)











































