IHSG Sudah Waktunya Profit Taking

IHSG Sudah Waktunya Profit Taking

- detikFinance
Selasa, 21 Apr 2009 07:58 WIB
IHSG Sudah Waktunya Profit Taking
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengalami rally panjang. Apakah rally panjang IHSG akan berlanjut, akan sangat tergantung dari sentimen global.

Meski dinilai sudah terlalu lama menguat, pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa (21/4/2009) akan tergantung dari animo beli dari investor.

Namun sebagian pelaku pasar sudah mulai 'ngeri' kenaikan yang panjang IHSG jika tak diselingi profit taking akan lebih tajam ketika mengalami pelemahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara indeks saham Nikkei Jepang pada Selasa pagi ini dibuka melemah 122,66 poin (1,37%) menjadi 8.802,09.

Nikkei mengikuti pelemahan Wall Street karena sentimen pencapaian laba US$ 4,2 miliar yang dicetak Bank of America tak mampu mengesankan investor-investor di Wall Street. Indek Dow Jones bahkan kembali terpuruk di bawah level 8.000.

Pada perdagangan Senin (20/4/2009), indeks Dow Jones ditutup merosot hingga 289,60 poin (3,56%) ke level 7.841,73. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun hingga 37,21 poin (4,28%) ke level 832,39 dan Nasdaq merosot 64,86 poin (3,88%) ke level 1.608,21.

Pada penutupan perdagangan saham sesi satu, Senin (20/4/2009) IHSG menguat 27,055 poin (1,65%) menjadi 1.661,845.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Optima Securities

Indeks menguat 27 poin keposisi 1.661 mengkonfirmasi tren Bullish yang ditandai oleh golden cross EMA 5 & EMA 200. Transaksi cukup tinggi mencapai Rp 5 triliun di dominasi oleh investor domestik yang banyak memburu saham grup Bakrie. Beberapa saham blue chip nampak terkoreksi secara wajar karena ada switching portofolio ke saham yang lebih atraktif diperdagangkan. Tingkat kepercayaan investor telah pulih sehingga agresif mengakumulasi saham yang masih terdiskon cukup dalam. Tren penguatan bakal berlanjut menguji level 1.700 di kisaran harian 1.630-1.700 dengan pilihan saham: BUMI, BNBR, BDMN, INDF, dan TLKM.

eTrading Securities

Setelah aksi agresif dari investor lokal membawa harga saham melejit tajam, Selasa pagi ini IHSG di perkirakan akan tergerus. BUMI kemarin naik ke limit atas harian +24% menjadi Rp1,480 di ikuti oleh BNBR +27%, DEWA +28%, ENRG +17%, ELTY +15% dan UNSP +18%.

Dollar kembali menguat, EUR/USD turun 1% menjadi $1,2924/dollar di ikuti oleh penurunan harga minyak -8% menjadi $46/barrel. Kita masih melihat CPO bisa menjadi pamor di Indonesia. Rekomendasi kita: AALI, LSIP, dan SGRO. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads