Qtel mulai memasukkan kontribusi Indosat mulai triwulan I-2009 setelah perusahaan telekomunikasi terbesar di Qatar mengambilalih saham Indosat dari STT pada tahun 2008.
Dalam laporan keuangan Qtel triwulan I-2009 yang dipublikasikan 21 April 2009 seperti dikutip dari situsnya, Rabu (22/4/2009), Qtel mengumumkan pencapaian anak-anak usahanya seperti yang berada di Qatar (Qtel Qatar), Irak (Asiacell) dan Indonesia (Indosat), Wataniya Telecom (Kuwait, Tunisia, Alzajair, Saudi Arabia, Maldives dan Palestina), Oman (Nawras Telecom).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1 Qatar Rial (QAR) sama dengan Rp 2.968,5 sehingga pendapatan Indosat triwulan I-2009 hanya sebesar Rp 4,155 triliun turun dibanding triwulan I-2008 sebesar Rp 4,269 triliun.
Sedangkan laba sebelum pajak (EBITDA) sebesar QAR 704,1 juta turun dibandingkan triwulan I-2008 yang sebesar QAR 867,4 juta.
Pada akhir triwulan I-2009 Indosat memiliki jumlah pelanggan 33,3 juta yang naik 26,1% akhir triwulan I-2008 sebesar 26,4 juta pelanggan.
Laporan Indosat
Sementara Indosat dalam laporan keuangan yang belum diaudit melaporkan pendapatan usaha triwulan I-2009 sebesar Rp 4,497 triliun atau naik 5,3% dibanding triwulan I-2008 sebesar Rp 4,269 triliun.
Sedangkan laba bersih di triwulan I-2009 turun 82,4% menjadi Rp 107,9 miliar dibanding triwulan I-2008 sebesar Rp 613,9 miliar.
Indosat juga melaporkan kenaikan jumlah utang di triwulan I-2009 sebesar 31,5% menjadi Rp 23,002 triliun dibanding triwulan I-2008 sebesar Rp 17,491 triliun.
Presiden Direktur Indosat Johnny Swandi Sjam mengatakan walaupun menghadapi tantangan-tantangan di pasar, pada triwulan I 2009 ini Indosat mampu memberikan pencapaian pertumbuhan pendapatan usaha yang positif dibandingkan tahun lalu.
Pada saat yang sama juga menangani pelanggan-pelanggan seluler tipe calling card (pelanggan yang tidak pernah melakukan isi ulang) dalam basis pelanggan kami.
Penurunan Laba Bersih, utamanya adalah sebagai dampak depresiasi nilai Rupiah terhadap dolar Amerika yang terjadi akibat volatilitas kondisi pasar saat ini.
"Indosat akan tetap berkomitmen pada pertumbuhan yang didasarkan pada peningkatan nilai, operasional terbaik dan manajemen keuangan yang berhati-hati. Perusahaan juga akan terus mengembangkan layanan-layanan baru dan kapasitas jaringan bagi pelanggan kami", ungkap Johnny. (ir/qom)











































