Nasabah Yakin Penerbitan Produk Antaboga Libatkan Century

Nasabah Yakin Penerbitan Produk Antaboga Libatkan Century

- detikFinance
Rabu, 22 Apr 2009 15:56 WIB
Nasabah Yakin Penerbitan Produk Antaboga Libatkan Century
Jakarta - Nasabah-nasabah PT Bank Century Tbk (BCIC) yang menjadi korban pembelian produk PT Antaboga Delta Sekuritas Indonesia yakin produk yang dibelinya dari Antaboga terkait erat dengan Bank Century. 

Nasabah menyatakan bahwa kesamaan 4 digit awal nomor rekening BCIC dengan 4 digit awal kode produk Antaboga menjadi bukti kaitan Bank Century dalam penerbitan produk Antaboga.

"Buktinya sudah ada kok. Manajemen seharusnya tidak bisa mengelak lagi," ujar Ratih, salah seorang nasabah BCIC-Antaboga ketika di kantor cabang BCIC Hayam Wuruk, Jl Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (22/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ratih, kesamaan 4 digit awal dalam nomor rekening nasabah di BCIC dengan 4 digit awal dalam Nomor Referensi produk Antaboga merupakan bukti bahwa BCIC bukan hanya bertindak sebagai pihak yang memasarkan produk Antaboga.

"Ini bukti kalau BCIC juga menjadi penerbit produk itu. Dengan kata lain produk ini sebenarnya produk yang diterbitkan bersama antara BCIC dan Antaboga," ungkap Ratih.

Berdasarkan dokumen yang diterima detikFinance dari sejumlah nasabah, memang terlihat adanya kesamaan 4 digit awal antara nomor rekening BCIC dengan 4 digit awal dalam Nomor Referensi produk Antaboga.

Sebagai contoh, dokumen rekening seorang nasabah BCIC memiliki nomor rekening 1000-00010516XX-XXX. Empat digit awal tersebut adalah 1000. Angka tersebut sama dengan 4 digit awal dalam Nomor Referensi produk yang dibelinya dari Antaboga yang kode utuhnya adalah 1000.PHD201.

Contoh lainnya, nomor rekening BCIC seorang nasabah 1015-00010258XX-XXX. Dalam dokumen produk Antaboga yang dibelinya, Nomor Referensinya adalah 1015.MOE142. Keduanya memiliki kesamaan, yakni 4 digit awal sama-sama menggunakan angka 1015.

"Jadi 4 digit awal itu adalah kode kantor cabang BCIC tempat nasabah BCIC membuka rekeningnya masing-masing, sekaligus sama dengan tempat nasabah membeli produk Antaboga," jelas Ratih.

Dalam buku tabungan yang ditunjukkan nasabah, memang kode 1000 merupakan kode kantor cabang BCIC Tanah Abang dan kode 1015 merupakan kode kantor cabang BCIC Pintu Kecil.

"Empat digit itu akan berbeda antar tiap nasabah, tergantung dia dulu buka rekening BCIC di kantor cabang mana," jelas Ratih.

Hal senada diungkapkan oleh Z Siput, koordinator nasabah BCIC seluruh Indonesia. Menurut Siput, kesamaan tersebut bukan sekedar kebetulan.

"Yogyakarta misalnya, disana semua nomor referensi Antaboga diawali dengan angka 1.400 yang notabene sama dengan nomor awal rekening BCIC di Yogyakarta. Jadi memang sudah jelas kalau produk ini juga dikeluarkan oleh BCIC," ujar Siput saat dihubungi detikFinance.

Siput memberi contoh lain. Menurutnya, di Makassar nomor referensi Antaboga diawali dengan angka 3100 yang notabene sama dengan nomor awal rekening BCIC cabang Makassar.

"BCIC cabang Jend Sudirman Surabaya juga demikian. Nomornya diawali dengan angka 1503, sama dengan nomor awal rekening BCIC di cabang tersebut. Jadi, produk Antaboga itu juga produk BCIC," ujar Siput.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Tim Asistensi BCIC Umar Ulin Lega membantah bahwa kesamaan 4 digit awal kode tersebut merupakan bukti keterlibatan BCIC dalam penerbitan produk Antaboga.

"Mungkin begini, jadi mereka memberikan kode yang sama, barangkali untuk pengenalan asal-usul nasabah dulunya membeli di kantor cabang mana. Saya kira kesamaan kode tersebut hanya untuk memudahkan saja, bukan menunjukkan kalau BCIC ikut dalam penerbitan produk tersebut," jelas Umar.
(dro/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads