Trimegah Bisa Kena Sanksi, BEI Konsultasi ke Vendor Nasdaq

Trimegah Bisa Kena Sanksi, BEI Konsultasi ke Vendor Nasdaq

- detikFinance
Kamis, 23 Apr 2009 17:08 WIB
Trimegah Bisa Kena Sanksi, BEI Konsultasi ke Vendor Nasdaq
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengkaji kemungkinan memberi sanksi kepada PT Trimegah Securities Tbk karena kekacauan sistem di perusahaan telah menyebabnya mati perdagangan saham pada Kamis ini (23/4/2009).

Sebagai catatan, Trimegah diketahui telah dua kali mengalami gangguan serupa. "Ini untuk kedua kalinya Trimegah mengalami gangguan. Untuk sanksi saat ini belum, masih kita tinjau kembali. Namun kemungkinan sanksi memang ada," jelas Direktur Perdagangan Saham, Pengembangan dan Penelitian BEI, MS Sembiring, Kamis (23/4/2009).

BEI Konsultasi ke Vendor

Bursa Efek Indonesia (BEI) juga akan melakukan konsultasi gangguan sistem ke NASDAQ OMX selaku vendor penggarap JATS-NextG. BEI saat ini sedang mengkaji lebih dalam mengenai gangguan yang terjadi.

Direktur Teknologi dan Informasi BEI Bastian Purnama mengatakan BEI sedang melakukan konsultasi dengan NASDAQ OMX selaku vendor yang menggarap JATS-NextG.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sedang menghubungi vendor untuk konsultasi dan mencari tahu penyebab masalah ini. Kita harap gangguan ini bisa segera diselesaikan agar besok perdagangan bisa dibuka kembali," ujar Bastian.

NASDAQ OMX merupakan vendor ditunjuk BEI guna menggarap JATS-NextG yang merupakan pembaruan sistem JATS yang dinilai sudah tidak memadai. BEI mengeluarkan kocek sebesar US$ 8 juta untuk investasi sistem baru tersebut.

NASDAQ OMX merupakan perusahaan provider sistem trading pasar modal yang telah membangun sistem trading di 50 negara. JATS-NextG baru saja diaktifkan pada 2 Maret 2009.

Kerusakan sistem transaksi di Bursa Efek Indonesia ternyata cukup serius. Error yang terjadi di JATS-NextG ikut merusak Disaster Recovery Center (DRC) alias sistem backup BEI. Akibatnya, BEI tidak bisa menyalakan sistem backup.

Gangguan yang terjadi dalam sistem perdagangan di BEI ini adalah untuk kedua kalinya dalam satu hari. Transaksi kedua terdeteksi macet sejak pukul 14.26.51 JATS.

Sebelumnya pada perdagangan Sesi I sekitar pukul 09.30 JATS hingga 09.45 JATS, Kamis (23/4/2009) sistem perdagangan BEI juga mengalami gangguan.

Gangguan yang pertama terjadi karena ada sejumlah pesanan berulang atas saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) yang diorder melalui Trimegah Securities (LG) sebanyak 220.000 kali.
(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads