Pada perdagangan Kamis (23/4/2009), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat tipis 70,49 poin (0,89%) ke level 7.957,06. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 8,37 poin (0,99%) ke level 851,92 dan Nasdaq menguat 6,09 poin (0,37%) ke level 1.652,21.
"Ini semua masih tentang perbankan. Kita masih bertanya-tanya tentang hasil stress test," ujar Frank Lesh, analis dari FuturePath Trading seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham teknologi lain yang juga menguat adalah Microsoft yang naik hingga 4,3% berkat perolehan laba yang melebihi ekspektasi analis.
Saham-saham sektor energi juga membaik setelah harga minyak mentah dunia naik 1,6%. Saham Chevron naik 2,8%, dan memberi kontribusi besar bagi penguatan Dow Jones.
Sementara data pemerintah menunjukkan penjualan rumah turun selama Maret, dengan besaran yang lebih rendah dari ekspektasi analis. Namun klaim PHK naik tipis dari yang diperkirakan.
Perdagangan berjalan cukup moderat, di New York Stocks Exchange mencapai 1,57 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,49 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































