Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (24/3/2009).
"Saya pikir kalau (IHSG) diatas 2000 kita bisa go public kembali," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menneg BUMN berharap kondisi pasar modal bisa terus membaik seperti pada awal pemilu legislatif kemarinyang terus menguat.
"Sekarang kan harga masih rendah, tapi kemarin itu kan jelang pemilu indeks sampai satu minggu meningkat, habis pemilu terkoreksi lagi. Mudah-mudahan nanti begitu mereka melihat politik stabil bisa naik lagi," ujarnya.
Kementerian Negara BUMN juga masih harus melakukan kordinasi dengan komite privatisasi yang beranggotakan, Menteri Keuangan dan beberapa menteri teknis terkait sesuai dengan badan usaha yang diprivatisasi.
Hingga saat ini, perusahaan negara yang sudah mendapat restu DPR namun masih mengantre untuk masuk lantai bursa diantaranya PT Bank Tabungan Negara (BTN), PT Waskita Karya dan PT Garuda Indonesia.
(ang/qom)











































