Pecahnya koalisi Golkar-Demokrat yang sempat membuat pasar terkejut hanya berdampak sesaat. Investor melihat dinamika politik seperti itu tidak akan mengganggu perekonomian atau retaknya pemerintahan.
Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (24/4/2009) rupiah menguat 80 poin ke posisi 10.780 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah ke 10.880 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara hasil uji ketahanan atau stress test yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada seluruh bank nasional pada triwulan I-2009 menunjukkan persentase rasio kredit bermasalah (NPL) akan berada di kisaran 5-6 persen jika pertumbuhan ekonomi sebesar 4 persen dan nilai tukar rupiah ada di level 10.000 per dolar AS.
Perbankan nasional juga masih bisa menahan tekanan walaupun mata uang Indonesia melemah ke 17.000 per dolar AS.
Mata uang Asia yang menguat pada sesi sore ini antara lain, rupee India menguat 0,04%, yen Jepang menguat 0,89%, won Korea menguat 0,01%, peso Filipina menguat 0,1%, dolar Singapura menguat 0,45%, dan dolar Taiwan menguat 0,35%.
(ir/qom)











































