Departemen Perdagangan AS seperti dilansir dari AFP, Sabtu (25/4/2009) mengumumkan data penjualan rumah di bulan Maret cuma turun 0,6% yang dinilai pelaku pasar lebih baik dari perkiraan sebelumnya. Permintaan barang-barang manufaktur cuma turun 0,8% lebih baik dari perkiraan sebelumnya yang turun 1,5%.
Data-data tersebut sedikit melegakan pelaku pasar yang juga tengah menanti hasil stress test perbankan AS. Hasil stress test itu akan menunjukkan seberapa kuatnya perbankan AS menghadapi krisis saat ini.
Pelaku pasar juga melihat kerugian pabrikan otomotif Ford di triwulan I-2009 sebesar US$ 1,4 miliar tidak terlalu buruk karena perusahaan sama sekali tidak mendapat dana talangan dari pemerintah. Ford diprediksi akan kembali membaik pada 2011 setelah proses restrukturisasi perseroan usai.
Pada penutupan perdagangan saham Jumat waktu AS (24/4/2009) indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 117,95 poin (1,48%) menjadi 8.075,01.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ir/ir)











































