Pasar Semen Triwulan I Meredup, Indocement Turun Paling Banyak

Pasar Semen Triwulan I Meredup, Indocement Turun Paling Banyak

- detikFinance
Sabtu, 25 Apr 2009 13:16 WIB
Pasar Semen Triwulan I Meredup, Indocement Turun Paling Banyak
Jakarta - Penjualan semen nasional pada triwulan I-2009 mengalami penurunan 507.783 ton atau 5,8% dibanding triwulan I-2008 menjadi 8,78 juta ton dari sebelumnya 8,27 juta ton.

Dari 9 perusahaan semen yang tergabung dalam Asosiasi Semen Indonesia (ASI),--minus Semen Kupang,-- hanya 3 perusahaan yang mengalami pertumbuhan yakni Semen Bosowa, Semen Andalas dan Semen Tonasa.

Sedangkan 5 perusahaan lainnya yang kebanyakan berbasis di Pulau Jawa mengalami penurunan penjualan dengan pelemahan terdalam dialami PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari riset Danareksa Sekuritas, Sabtu (25/4/2009), penjualan INTP paling besar penurunannya yaitu 415.000 ton. Sementara Holcim (SMCB) turun 116.000 ton dan Semen Gresik (SMGR) hanya turun 94.000 ton.

Analis Danareksa Chandra Pasaribu memberikan peringkat downgrade untuk saham SMGR menjadi sell. "Saat ini harga saham SMGR telah melampaui target price (TP) kami. TP baru kami adalah Rp 4.250 , sell atau downgrade dari rekomendasi sebelumnya Rp 4.100 buy," ujar Chandra.

Ada kekhawatiran bahwa pertumbuhan industri semen tahun ini akan melambat disebabkan kondisi ekonomi yang belum pulih. "Top picks kami adalah INTP dikarenakan valuasi yang atraktif dan biaya produksi yang defensif," katanya.

Berikut data penjualan semen triwulan I-2009 (dalam ton):


  1. Andalas      24.431
  2. Baturaja    (24.615)
  3. Bosow a     118.249
  4. Gresik      (15.398)
  5. Indocement (415.010)
  6. Holcim     (116.777)
  7. Padang      (98.200)
  8. Tonasa       19.537
 

(ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads