"Kami sedang mencari partner untuk menggarap Feni IV," ujar Direktur
Pengembangan ANTM, Tato Miraza di hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (27/4/2009).
Semenjak batal kerjasama dengan BHP Biliton dan memutuskan tali kerjasama dengan PT International Nickel Tbk (INCO), perseroan berencana membangun pabrik Feni IV untuk menambah kapasitas produksi Feronikel dan bijih nikel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Tato belum dapat memberikan berapa besar saham di Feni IV yang akan dilepas pada partner strategis yang sedang dijajaki.
"Masih dibahas. Nanti kita umumkan. Namun yang jelas, ANTM tetap menjadi mayoritas," jelas Tato.
Pabrik Feni IV bakal dibangun di Halmahera. Saat ini masih dalam tahap persiapan pembangunan.
"Persiapan sedang dilakukan. Rencana mulai dibangun pada 2011 hingga 2013. Operasi targetnya 2014," jelas Tato.
(dro/lih)











































