Pada perdagangan Senin (27/4/2009), bursa-bursa Eropa dibuka langsung melemah. Indeks FTSE di London melemah 1,2%, DAX Frankfurt melemah 1,9%, CAC Paris melemah 1,83%. Demikian pula bursa-bursa Asia melemah seperti Hong Kong melemah 2,73%, Seoul turun 1,05%. Hanya bursa Tokyo dan Sydney yang naik tipis masing-masing 0,21% dan 0,5%.
Pelemahan bursa-bursa regional itu juga membawa pengaruh ke bursa Indonesia. Pada penutupan perdagangan saham Senin (27/4/2009) IHSG turun 15,255 poin (0,96%) menjadi 1.576,081. Pada sesi satu IHSG turun 3,126 poin (0,2%) menjadi 1.588,210.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Reuters, saham-saham yang berhubungan dengan perjalanan dan pariwisata bergerak melemah seiring menyebarnya flu babi yang telah menewaskan 100 orang lebih di Meksiko. Di bursa Eropa, saham sektor perjalanan dan pariwisata turun hingga 4,5%. Sementara saham maskapai penerbangan seperti British Airways, Air France-KLM dan Lufthansa juga melemah.
"Pikiran buruk akan berada di pasar dengan adanya flu babi karena orang akan memikirkan lagi virus SARS. Ancaman pandemik akan menambah pelemahan perdagangan global lebih lanjut," ujar Justin Urquhart Stewart, direktur investasi dari Seven Investment Management.
(qom/ir)











































