Flu babi dikhawatirkan akan membuat kegiatan ekonomi seperti sektor pariwisata dan penerbangan terganggu.
Namun nampaknya investor saham di BEI melihat kasus flu babi belum berdampak ke Indonesia karena lalu lintas bepergian internasionalnya lebih rendah ketimbang negara lain. Saham-saham grup Bakrie dan Telkom menuntut IHSG masuk ke jalur hijau.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 naik 4,790 poin (1,54%) menjadi 315,209 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,22 poin (1,65%) menjadi 259,776.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 75.127 kali, dengan volume 7,611 miliar unit saham, senilai Rp 3,083 triliun. Sebanyak 66 saham naik, 82 saham turun dan 64 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 350 menjadi Rp 7.450, Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp 2 menjadi Rp 64, Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 15 menjadi Rp 195, Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 10 menjadi Rp 700, Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp 110 menjadi Rp 1.130 dan Bank Danamon (BDMN) naik Rp 25 menjadi Rp 2.650.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 20 menjadi Rp 490, Darma Henwa (DEWA) turun Rp 2 menjadi Rp 108 dan Adaro Energy (ADRO) turun Rp 20 menjadi Rp 1.000.
IHSG naik sendiri di tengah jatuhnya bursa saham regional hari ini ini seperti Hang Seng turun 1,92%, KOSPI turun 2,95%, Nikkei turun 2,67%, STI Singapura turun 0,73% dan Taiwan turun 1,9%.
(ir/qom)











































